IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Perguruan tinggi di DIY tak mau gegabah menindaklanjuti rencana pelaksanaan kuliah tatap muka yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Terdapat sejumlah aspek mengenai protokol kesehatan yang masih dalam tahap kajian.
Kabag Hubungan Masyarakat dan Protokol UGM, Iva Ariani, mengatakan kampusnya belum mengambil ancang-ancang untuk melaksanakan kegiatan perkuliahan pada Januari 2021.
BACA JUGA: Jejak Macan Tutul Terlihat, Apakah Ini Tanda Merapi Segera Erupsi?
“Belum ada keputusan dari UGM untuk rencana kuliah semester depan,” kata Iva saat dihubungi Harian Jogja, Minggu (22/11/2020).
Sementara, Plt Rektor UNY, Margana, menuturkan universitas sedang menakar kebutuhan yang diperlukan dalam pelaksanaan perkuliahan tatap muka. Targetnya sebelum masa libur akhir tahun 2020, jadwal kuliah berikut dengan petunjuk teknis pelaksanaannya sudah dirils.
“Untuk semester gasal sekarang, kami masih daring. Namun, semester genap pada Januari 2021 mendatang rencananya kita akan lakukan perkuliahan secara campuran, daring dan luring,” kata Margana kepada Harian Jogja.
BACA JUGA: Jejak Macan Tutul Merapi Ditemukan di Jalur Evakuasi Cangkringan
Dalam sehari, kata Margana, proses perkuliahan akan terbagi dalam beberapa sesi berdasarkan nomor absensi mahasiswa. Selain itu, tak semua angkatan datang ke kampus. Margana memprioritaskan mahasiswa baru. “Mereka kan belum pernah saling ketemu,” ujarnya.
Jika kuliah tatap muka jadi diselenggarakan, salah satu yang ia antisipasi adalah kedatangan mahasiswa dari luar Jogja. Jika ada mahasiswa yang punya gejala Covid - 19, pihak kampus sudah menyiagakan ruang isolasi di Hotel UNY. Sayangnya, jumlah ruangan yang tersedia terbilang sedikit. “Kalau 20 mahasiswa mungkin masih bisa,” tambahnya.
Ia juga masih menanti kejelasan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi terkait pihak yang akan bertanggungjawab jika ada civitas akademika tertular Covid - 19.
“Kemarin malam kami para rektor dikumpulan. Di sana kami sepakat untuk menggelar metode perkuliahan campuran. Tapi, para rektor mempertanyakan, jika ada kejadian yang tidak diinginkan, siapa yang akan bertanggung jawab? Apakah perguruan tinggi atau Kemendikbud?” ujarnya.
BACA JUGA: Kemensos Kucurkan Bansos Modal Usaha Rp3,5 Juta, Ini Syarat & Cara Daftarnya
Rektor UMY, Gunawan Budiyanto, menyambut baik kabar dari Nadiem Makarim. Kampus UMY secara perlahan sudah memberlakukan kegiatan kampus tatap muka. Sampai hari ini, kampus UMY sudah melaksanakan kuliah dengan metode campuran, daring dan luring.
Dukungannya terhadap pelaksanaan kuliah tatap muka lantaran adanya penurunan capaian akademik selama perkuliahan daring. Ia mengatakan, kampus UMY tetap memasang target tinggi, meski situasi pandemi menghalalkan untuk relaksasi. Namun ternyata, hasil yang didapat justru mengalami penurunan. “Kisarannya hanya 60 sampai 65% saja dari masa sebelum pandemi Covid - 19,” ujarnya kepada Harian Jogja.
Ia beralasan mahasiswa tak hanya berkegiatan di dalam kampus. Mahasiswa sudah seharusnya turut serta dalam kegiatan di luar perkuliahan demi memperkuat kemampuan intelektual. Hal tersebut akan berlangsung lebih maksimal jika dilakukan secara tatap muka.
BACA JUGA: KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Stadion Mandala Krida Jogja
Meski demikian, ia tetap meletakkan protokol kesehatan sebagai aspek utama. Pihak kampus telah menjalin koordinasi dengan warga setempat, terutama pemilik indekos. Mahasiswa yang punya komorbiditas Covid - 19, tak disarankan untuk langsung menempati rumah indekos. Mereka akan ditempatkan di ruang isolasi milik kampus hingga kondisinya pulih dan siap kembali ke masyarakat.
“Saya kira kuliah tatap muka ini juga berdampak positif ke masyarakat setempat, terutama pemilik kos dan pemilik warung. Mereka jelas terdampak karena kebijakan kuliah daring. Nah, untuk inilah kita bekerja sama dengan warga setempat melaksanakan protokol kedatangan mahasiswa jelang kuliah tatap muka,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Batik Sembung di Kulonprogo membuat kain batik sepanjang 8,1 meter untuk memperingati HUT ke-81 RI dan menyuarakan pesan persatuan bangsa.
Thailand siapkan overhaul pajak kendaraan setelah Indonesia rayu Toyota pindahkan produksi. Tarif cukai lebih rendah untuk produsen lokal, lebih tinggi untuk CB
Toyota Kijang Innova Zenix HEV masih menjadi mobil hybrid terlaris Juli 2026. Mitsubishi Xforce HEV langsung masuk jajaran 10 besar.
iPhone 17 raih skor 157 di DxOMark, naik 10 poin dari iPhone 16. Kamera ultrawide 48MP jadi peningkatan utama, tapi ketiadaan lensa telefoto masih jadi kelemaha
Putri Kusuma Wardani lolos ke babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah mengalahkan Mikaela Joy De Guzman 21-12, 21-6.