Nelayan Pantai Depok Dapat Pembekalan IPTEK

Dialog tim peneliti UPN Veteran Yogyakarta bersama nelayan Pantai Depok, beberapa waktu lalu. - Ist.
25 November 2020 07:57 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta berupaya berupaya mengangkat potensi para nelayan di wilayah DIY. Upaya tersebut dilakukan dengan membekali pengetahuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) bagi para nelayan di Pantai Depok, Kabupaten Bantul, belum lama ini.

Pasa kesempatan itu, peneliti UPN berdialog dengan nelayan tradisional  pantai Depok  dalam rangka pemberdayaan nelayan berbasis iptek. Dialog bersama nelayan dilakukan tiga peneliti UPN.  Mereka adalah Sabihaini dari pridi Manajemen Fakultas  Ekonomi Bisnis, Awang Hendrianto Pramono dan Heru Cahya Rustamaji dari Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri.

Ketua Tim Sabihaini menjelaskan, dialog bersama nelayan merupakan salah satu agenda penelitian berjudul Manajemen Ketahanan Wilayah Laut Dalam Rangka Bela Negara Berbasis Pemberdayaan Nelayan Tradisional. Menurut dia, saat ini sudah memasuki tahun ketiga.

Dalam pemaparannya, dia menyinggung peran besar dari para nelayan tradisional berkaitan dengan kedaulatan perairan Indonesia. "Nelayan merupakan salah satu profesi yang mempunyai kewajiban bela negara, yaitu ikut serta menjaga wilayah perairan Indonesia," paparnya dalalam.keterangan tertulis, Selasa (24/11).

Dia lantas menyinggung upaya dalam rangka mendukung blueprint pemerintah daerah untuk mewujudkan perekonomian dan kesejahteraan nelayan di kawasan Pantai Depok. Menurutnya, konsep pengembangan dan penguatan kelembagaan yang sesuai dengan potensi dan peluang daerah sangat diperlukan.

"Maka tujuan penelitian ini untuk mewujudkan konsep minapolitan yang terpadu, efisien, berkualitas dan berorientasi percepatan pembangunan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Tujuannya, lanjut dia, membantu masyarakat nelayan dalam rangka meningkatkan penghasilan dan mencari solusi mengenai tata niaga perikanan laut.

Rekan peneliti, Awang Hendrianto Pratomo, dalam dialog tersebut juga menyampaikan rekayasa dan pengembangan teknologi tepat guna berbasis teknologi informasi yang memenuhi standar untuk reaktivasi ekonomis dalam pemberdayaan masyarakat Pantai Depok.

Tim peneliti mengembangkan Vessel Monitoring System yang mengintegrasikan antara posisi kapal nelayan, informasi cuaca, dan potensi persebaran ikan yang saat ini berada dalam skala prototype.

Ditambahkan oleh Heru Cahya Rustamaji, peningkatan dan penguatan SDM serta pengembangan IPTEK dibidang kelautan, diharapkan dapat meningkatkan penangkapan ikan secara optimal. Tentu saja didukung oleh data akurat serta teknologi yang sesuai dengan karakteristik nelayan.

Dalam kesempatan tersebut, Tarmanto selaku Ketua Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Bahari 45 menyambut baik ini dan mengharapkan agar kegiatan ini dapat dilanjutkan.

Para nelayan pun memberikan masukan dan mengharapkan munculnya berbagai inovasi teknologi dari peneliti UPN Veteran untuk dapat mereka manfaatkan. Mengingat masih dalam masa pandemi covid, maka kegiatan dialog yang dihadiri oleh 30 nelayan tersebut dilaksanakan sesuai protokol kesehatan. Di antaranya dengan pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker untuk semua peserta dan cuci tangan sebelum berlangsungnya acara.