Advertisement
Seminar Solusi Murni Holistik Kehidupan
Narasumber berfoto bersama peserta seminar. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Menandai peluncuran Jurnal Holistik Kehidupan (JHK) Edisi Pertama, Museum Serat Kehidupan Holistik Susilawati Susmono (SHK-SS), Ngaglik, Sleman menyelenggarakan Seminar "Solusi Murni Holistik Kehidupan" di Genius Idea Coworking & Office Space, Jln. Magelang, Senin, 30 November 2020.
Acara peluncuran JHK ditandai pemotongan tumpeng oleh Ketum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo diserahkan kepada Kepala Museum SHK-SS Dedi Luqman J.Uton.
Advertisement
Seminar sesi I dipandu oleh Bima Himawan, ST, MM, menampilkan nara sumber Ki Bambang Widodo, Dedi Luqman J.Uton, dan Dr. Elisa Anggraeni, STP., M.Sc (Direktur LPTIT Tunas Sejati Jakarta).
Ki Bambang Widodo mengatakan Solusi Holistik Kehidupan dapat dilaksanakan melalui Tripusat Pendidikan Ki Hadjar Dewantara, yaitu di lingkungan: keluarga, sekolah dan masyarakat
Pendidikan menjadi tanggungjawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat, berlangsung sepanjang hayat, dilaksanakan secara sinergi, serasi, selaras dan seimbang.
Sebagai lembaga ilmiah, Museum SHK-SS memiliki potensi untuk dapat dikembangkan sebagai laboratorium dalam pengembangan ilumu pengetahuan. Benda-2 koleksi museum lengkap dengan informasi yang menyertai dapat menjadi sumber belajar bagi masyarakat dalam pengembangan pengetahuan khususnya Holistik Kehidupan.
Seminar dihadiri Pengurus Yayasan Riyadhatul Ihsan Jakarta, Ketua Forum Komunikasi Museum se-DIY, para Kepala Museum DIY, pendidikan, dan budayawan Yogyakarta. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Bau Menyengat di Muja Muju, Bongkar Temuan Lansia Meninggal di Rumah
- Dari Desa ke Dunia, Pemuda Kulonprogo Diajak Bikin Wisata Viral
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini 19 April 2026, Berangkat Sejak Subuh
- Jemaah Haji Kulonprogo Dipantau Ketat, Diabetes Paling Rentan
- Proyek Disetujui, Ini Rute Wisata Kereta Gantung di Kawasan Prambanan
Advertisement
Advertisement









