Polresta Magelang Bubarkan Bukber Ratusan Pelajar karena Pesta Miras
Polresta Magelang tindak tegas acara bukber pelajar yang disusupi pesta miras dan kembang api. Simak kronologi pembubaran ratusan peserta di Mungkid.
foto ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, JOGJA- Hari ini, Rabu (9/12/2020) sebagian warga di DIY akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini potensi terjadinya hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di wilayah Sleman, Bantul Selatan, Gunungkidul dan Kulonprogo.
Adapun rinciannya Sleman diprediksi cerah berawan di siang hari hingga malam hari, dan berawan di dini hari.
Bantul diperkirakan cerah berawan di siang hari dan berawan di malam hingga dini hari.
Gunungkidul diprediksi cerah berawan di siang hari hingga malam hari dan berawan di dini hari.
Kota Jogja diprediksi cerah berawan di siang hingga malam hari dan berawan di dini hari.
Kulonprogo diprediksi cerah berawan di siang hari, hujan ringan di malam hari dan berawan di dini hari.
Suhu udara berkisar 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
BMKG juga memberikan peringatan dini potensi terjadinya gelombang laut tinggi di pesisir selatan DIY yang mencapai 3,5 hingga 5 meter. Angin beriutp dari barat ke timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Magelang tindak tegas acara bukber pelajar yang disusupi pesta miras dan kembang api. Simak kronologi pembubaran ratusan peserta di Mungkid.
Menkeu Purbaya soroti lonjakan restitusi pajak Rp160 triliun dan curigai praktik tak wajar di internal DJP.
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Messi pimpin top skor Piala Dunia 2026 dengan 5 gol, dibayangi Mbappe, Haaland, dan Vinicius. Persaingan makin panas menuju 32 besar.
Tebing Banggi di Boyolali jadi destinasi tersembunyi dengan tebing tinggi, kabut, dan view eksotis lereng Merapi.
Anggaran MBG dipangkas signifikan. Pemerintah klaim efisiensi perkuat fiskal dan jaga defisit APBN.