Relokasi Korwil Mlati Dipastikan Tak Ganggu Layanan Pendidikan
Pemkab Sleman pastikan relokasi Korwil Mlati tak ganggu layanan pendidikan. Penataan lahan dorong PAD dan program ekonomi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Seusai kick off pemberian vaksin Covid-19 kepada 10 tokoh masyarakat di Sleman, hingga kini sebanyak 280 SDM Kesehatan yang sudah divaksin. Sebagian merupakan SDM Kes yang bekerja di Puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengayakan pelayanan vaksinasi Covid-19 hanya dilakukan selama empat hari dalam sepekan, yakni Senin sampai Kamis. Sampai Kamis (14/1) sore, Dinkes mencatat sebanyak 280 SDM Kes yang sudah divaksin dari rencana 12.380 SDM Kes di Sleman. "Karena pelayanan vaksinasi hanya dilakukan Senin - Kamis, maka Jum\'at tidak ada vaksinasi," katanya kepada Harianjogja.com, Jumat (15/1/2021).
Joko mengatakan, sebagian vaksin Covid-19 sudah didistribusikan ke fasilitas kesehatan (Faskes) pada Kamis (14/1) dan sebagian dikirim pada Jumat (15/1) kemarin. Hingga kini, katanya, hampir semua Faskes menerima vaksin Covid-19. Layanan vaksin ini dilakukan di 25 Puskesmas, 24 rumah sakit dan tiga klinik. "Hari ini (kemarin) semua Puskesmas sudah mengambil vaksin sesuai alokasi. Tinggal beberapa rumah sakit yang belum mengambil,"kata Joko.
Pemberian vaksin, lanjutnya, untuk satu faskes menyasar 60 orang terbagi dalam tiga sesi. Dengan 52 faskes yang melayani vaksinasi, maka diperkirakan proses vaksinasi untuk SDM Kesehatan dapat selesai dalam waktu lima hari. Dinkes Sleman menambah jumlah vaksinator, dari sebelumnya 58 vaksinator saat ini sudah bertambah menjadi 220 vaksinator.
"Satu Faskes saat ini memiliki empat hingga lima vaksinator. Semua Nakes dan Non-Nakes di fasyankes swasta, Pemerintah, Praktik mandiri dan tempat karantina, akan menjadi sasaran pertama pemberian vaksin Covid-19," katanya.
Terpisah, Kepala Puskesmas Mlati 2 Veronica Evita Setianingrum mengatakan proses vaksinasi akan dilakukan pada Senin (18/1/2021) mendatang. Vaksinasi kepada SDM Kes di puskesmas ini dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dimulai pukul 08.00-09.00, sesi kedua 09.30-10.30 dan sesi ketiga 11.00-12 00. "Total ada 84 SDM Kes yang akan divaksin. Jadwal vaksinasi sesuai aplikasi," katanya.
Adapun Kepala Puskesmas Ngaglik 1, Khamidah Yuliati menjelaskan, dari 50 SDM Kes di puskesmas tersebut sebagian sudah divaksin dan sebagian lainnya masih menunggu proses vaksinasi. Pemberian vaksin kepada SDM Kes disesuaikan dengan jadwal yang ditentukan dalam aplikasi. "Selain SDM Kes diinternal, kami juga melayani SDM di eskternal puskesmas. Jadi tergantung tanggal dan lokasi faskes yang dipilih," katanya.
Sementara Dirut RSUD Prambanan Isa Dharmawidjaja mengatakan jika proses vaksinasi sudah dilakukan sejak Kamis (14/1/2021) lalu. Saat itu, baru 40 SDM Kes di rumah sakit plat merah itu yang diberi vaksin Covid-19. Vaksinasi akan dilanjutkan pada Senin (18/1) mendatang. "Mereka yang sudah divaksin sampai saat ini juga belum ada laporan atau melaporkan memiliki efek samping setelah divaksin," ujar Isa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman pastikan relokasi Korwil Mlati tak ganggu layanan pendidikan. Penataan lahan dorong PAD dan program ekonomi.
Bangkok United resmi melepas Pratama Arhan usai kontrak berakhir. Bek Timnas Indonesia itu catat 15 laga di musim terakhirnya.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 23 Juni 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Mas Marrel serap aspirasi warga Purwosari soal air dan wisata kopi di Menoreh. Infrastruktur dan irigasi jadi perhatian utama.
Pemerintah luncurkan SPHP kedelai subsidi Rp2.000/kg untuk perajin tahu tempe. Kuota awal 250.000 ton dengan anggaran Rp500 miliar.
Revisi UU Hak Cipta diingatkan tak membatasi kreativitas digital. Regulasi harus lindungi kreator tanpa mengancam kebebasan berekspresi.