Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hanya tiga wilayah di DIY yang diperkirakan hujan hari ini, Sabtu (16/1/2021).
Tiga wilayah tersebut yakni Jogja, Sleman dan Kulonprogo.
Adapun rincian prakiraan cuaca hari ini, Kota Jogja berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari hingga dini hari.
Sleman diprediksi berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari hingga dini hari.
Bantul diprediksi berawan pada pagi hari, siang hari, malam hari hingga dini hari.
Kulonprogo diprediksi berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari dan berawan tebal pada dini hari.
Gunungkidul diprediksi berawan pada pagi hari, siang hari, malam hari hingga dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
BMKG juga memberikan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di pantai selatan DIY yang diperkirakan 2 hingga 3,5 meter. Angin bertiup dari barat daya ke timur laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.
Pasar Prambanan didorong menjadi pasar wisata dan pusat oleh-oleh. Disperindag Sleman kini bernegosiasi dengan calon investor.
Wisata Labuan Bajo berangsur pulih pascagempa Flores. Sejumlah destinasi kembali menerima wisatawan dengan memperhatikan faktor keselamatan.
Kinerja keselamatan penerbangan Indonesia mencapai 78,85% berdasarkan audit ICAO, melampaui rata-rata global yang berada di angka 70,6%.
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO. Ia menyebut pencalonan tersebut merupakan amanah Presiden Prabowo.