Prajurit Magelang Gugur di Lebanon, Pesan Terakhir Bikin Keluarga Haru
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hanya tiga wilayah di DIY yang diperkirakan hujan hari ini, Sabtu (16/1/2021).
Tiga wilayah tersebut yakni Jogja, Sleman dan Kulonprogo.
Adapun rincian prakiraan cuaca hari ini, Kota Jogja berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari hingga dini hari.
Sleman diprediksi berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari hingga dini hari.
Bantul diprediksi berawan pada pagi hari, siang hari, malam hari hingga dini hari.
Kulonprogo diprediksi berawan pada pagi hari, hujan ringan pada siang hari, berawan pada malam hari dan berawan tebal pada dini hari.
Gunungkidul diprediksi berawan pada pagi hari, siang hari, malam hari hingga dini hari.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
BMKG juga memberikan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di pantai selatan DIY yang diperkirakan 2 hingga 3,5 meter. Angin bertiup dari barat daya ke timur laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur di Lebanon, pesan terakhirnya bikin keluarga haru dan TNI siapkan pemakaman militer serta kenaikan pangkat anumerta.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman