60 Siswa MI di Klaten Keracunan Usai Makan MBG, Mual dan Muntah
Sebanyak 60 siswa dua MI di Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap menu MBG.
Ketua Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu (kanan) dan Sekretaris Jenderal Kemenag RI Nizar Ali (kiri) dalam acara peluncuran IKHSAN di Kantor BPKH Jakarta Selatan, yang disiarkan secara daring, Rabu (3/2/2021)./Istimewa-BPKH
Harianjogja.com, JOGJA–Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) merilis sistem Integrasi Keuangan Haji Sistem Waktu Nyata (Ikhsan). Secara garis besar, Ikhsan merupakan gabungan layanan di BPKH berupa Sistem Keuangan Haji Terpadu (Siskehat) dan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) di Kementerian Agama (Kemenag).
Siskehat mengurus dana haji dari para jemaah meliputi penerimaan, pengembangan, dan pengeluaran. Sementara Siskohat mengurus hal administrasi haji seperti porsi kursi, kuota haji, daftar tunggu, pengurusan keberangkatan, pembatalan, dan lain sebagainya.
Ketua Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu menyatakan jemaah haji bisa melihat secara real time saldo di bank, porsi kursi haji, dan sebagainya. Dengan pengecekan ini, Anggito berharap pelayanan haji bisa semakin baik. “[Semoga menjadi] kebaikan bagi Kemenag, kebaikan bagi BPKH, dan kabaikan bagi jamaah haji. Itu kira-kira spirit dari Ikhsan,” kata Anggito dalam peluncuran Ikhsan secara daring dari Kantor BPKH di Jakarta Selatan pada Rabu (3/2/2021).
Selain kemudahan bagi jemaah haji, sistem IKHSAN juga untuk kemudahan pengelolaan antara BPKH dan Kemenag. Ada akun khusus untuk eksekutif BPKH dan Kemenag yang bisa melihat jumlah total dana jemaah haji, bank penerima, pergerakan dana, statistik jamaah haji, dan lainnya.
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas yang hadir secara daring menyampaikan, Ikhsan merupakan bentuk keseriusan pengelolaan tabungan calon jemaah haji. Dengan model transparan, semua akan terkontrol secara online dengan baik. “Ini sebuah terobosan. Ini menunjukan bahwa transparansi memang sedang dikembangkan dalam pengelolaan manajemen ibadah haji,” kata Yaqut.
Dengan berbagai inovasi, Yaqut berharap kualitas pelayanan dan nilai manfaat dana haji semakin meningkat. Hal ini untuk melanjutkan tren baik pengelolaan haji 2018 dan 2019 yang masuk penilaian kategori sangat memuaskan.
“Tentu untuk pelayanan jamaah haji [dengan sistem Ikhsan ini] akan memunculkan sistem transparan, akuntabel, dan manfaat yang optimal untuk jamaah haji,” kata Yaqut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 60 siswa dua MI di Ceper, Klaten, mengalami mual, pusing hingga muntah setelah menyantap menu MBG.
Anak 7 tahun ditemukan meninggal di Sungai Winongo Kecil Bantul. Korban sempat shalat zuhur sebelum bermain seorang diri di sekitar sungai.
Presiden Dewan ICAO Toshiyuki Onuma meninjau fasilitas pelatihan dan navigasi udara Indonesia yang berstandar internasional.
Kereta kelinci membawa 46 warga Desa Beji terguling di Gunung Pegat Klaten. Empat penumpang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
AISITS merekam jejak Virgo Transport 8 hingga pukul 22.33 WIB dengan kecepatan 12,9 knot sebelum sinyal kapal berhenti terdeteksi.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.