Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 321 penambahan kasus positif pada Kamis (4/2/2021). Kota Jogja dan Sleman mendominasi penambahan kasus. Sementara 229 kasus dinyatakan sembuh dan enam kasus dilaporkan meninggal. Adapun keseluruhan kasus Covid-19 di DIY nyaris menembus 23.000.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penagnanan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 99 kasus, Bantul 45 kasus, Kulonprogo 35 kasus, Gunungkidul 44 kasus dan Sleman 98 kasus.
BACA JUGA: Lahar Merapi Kembali Mengarah ke Kali Boyong
Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif157 kasus, periksa mandiri 87 kasus, skrining karyawan kesehatan tiga kasus dan belum ada keterangan 74 kasus. “Dari pemeriksaan pada 1.084 sampel dari 1.056 orang,” ujarnya.
Enam kasus dilaporkan meninggal yakni Kasus 18.190, Perempuan 43 tahun, Sleman; Kasus 19.352, Perempuan, 75 tahun, Sleman; Kasus 20.725, Laki laki, 44 tahun, Sleman; Kasus 22245, Perempuan, 72 tahun, Bantul; Kasus 22.508, Laki laki, 62 tahun, Sleman; Kasus 22.552, Perempuan, 52 tahun, Bantul.
Adapun kasus sembuh berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 33 kasus, Bantul 80 kasus, Gunungkidul 11 kasus dan Sleman 105 kasus. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi 22.906 kasus, dengan rincian 6.230 kasus aktif, 16.145 sembuh dan 531 meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pemerintah menyiapkan hunian subsidi di kawasan industri untuk memudahkan buruh memiliki rumah sekaligus menekan biaya transportasi.
Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup hingga AS memenuhi komitmen kesepakatan Juni 2026 dan persyaratan Teheran.
Aktivasi IKD Kulonprogo baru 7,98 persen. Blank spot, spesifikasi HP, dan rendahnya kehadiran warga menjadi kendala.
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.