Kasus Gangguan Mental di Solo Melonjak, Kader Posyandu Dilatih Deteksi
Kasus warga yang dirujuk untuk penanganan kesehatan mental di Solo mencapai 13,95% pada triwulan II 2026.
Sejumlah aparat di Sleman saat razia aturan pembatasan, Rabu (20/1/2021)-Ist
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menilai penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada tahap pertama 11 - 26 Januari di wilayah setempat cukup efektif menekan laju penyebaran dan penularan COVID-19.
"Menurut kami penerapan PPKM cukup efektif dan signifikan menekan laju penyebaran dan penularan COVID-19. Di Sleman sebelum adanya PPKM pertambahan harian kasus konfirmasi positif COVID-19 rata-rata di atas angka 100, namun saat ini turun pada kisaran angka 80," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo di Sleman, Kamis (4/2/2021).
Menurut dia, dengan adanya PPKM tersebut aktivitas masyarakat lebih banyak di rumah, sehingga mengurangi intensitas kontak antarindividu yang dapat berpotensi dalam penularan COVID-19.
"Seperti aktivitas di perkantoran, baik di instansi pemerintah maupun swasta yang menerapkan 75 persen karyawan bekerja dari rumah (WFH), ini sangat membantu mengurangi penyebaran COVID-19. Terutama untuk klaster perkantoran," katanya.
Ia mengatakan, selain itu adanya pembatasan terhadap jam operasional toko modern, tempat hiburan, destinasi wisata, rumah makan, warung makan, cafe dan lainnya juga sangat membantu menekan penyebaran dan penularan COVID-19.
"Karena ini sangat membantu dalam meminimalisir terjadinya kerumunan yang berpotensi tinggi dalam penularan COVID-19," katanya.
Bupati Sleman Sri Purnomo juga mengakui bahwa penerapan PPKM cukup efektif untuk menekan laju penularan COVID-19 di wilayah setempat.
"Kalau di wilayah lain, atau di pemerintah pusat ada penilaian bahwa PPKM tidak efektif. Menurut kami di Sleman sangat efektif dalam menekan jumlah angka penularan COVID-19," kata Sri Purnomo.
BACA JUGA: Ancam Pakai Senjata, Pencuri Tabung Gas Dihakimi Warga Kretek
Menurut dia, angka penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 di Sleman sejak pekan kedua penerapan PPKM turun cukup signifikan dan lebih terkendali.
"Angka penambahan kasus di Sleman terus bergerak turun setelah adanya PPKM. Kami rasa ini cukup efektif, harapannya pada tahap kedua penerapan PPKM ini jumlah kasus penularan COVID-19 di Sleman semakin dapat di tekan," katanya.
Sementara itu berdasarkan data dari Satgas COVID-19 Kabupaten Sleman, angka penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 di Sleman terus bergerak turun, pada 27 Januari tercatat terdapat penambahan sebanyak 157 kasus positif dengan 161 kasus sembuh dan enam kasus meninggal dunia.
Kemudian pada 28 Januari penambahan kasus konfirmasi positif tercatat sebanyak 178 kasus, sembuh sebanyak 150 kasus dan meninggal dunia enam kasus. Pada 29 Januari penambahan sebanyak 87 kasus, sembuh 90 kasus dan meninggal dunia satu kasus.
Selanjutnya pada 30 Januari terjadi penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 160 kasus, sembuh 36 kasus, 31 Januari penambahan kasus positif sebanyak 72 kasus, sembuh 255 kasus dan meninggal dunia enam kasus.
Pada 1 Februari kasus harian terjadi penambahan sebanyak 63 kasus, sembuh 141 kasus, meninggal dunia tiga kasus, sementara pada 2 Februari terjadi penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 86 kasus dan sembuh 34 kasus.
Sedangkan pada 3 Februari kasus konfirmasi positif COVID-19 di Sleman tercatat sebanyak 89 kasus dan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 62 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus warga yang dirujuk untuk penanganan kesehatan mental di Solo mencapai 13,95% pada triwulan II 2026.
PSEL Bantul memasuki tahap persiapan. Pematangan lahan dijadwalkan September dan proyek ini memiliki nilai investasi mencapai Rp3 triliun.
Empat korporasi di Kalimantan Barat diselidiki terkait dugaan pelanggaran karhutla. Pemerintah membuka opsi pencabutan izin jika terbukti melanggar.
Bapanas menyiapkan Rp1,2 triliun untuk cadangan pangan pemerintah guna membantu masyarakat terdampak bencana alam sepanjang 2026.
Alfamart bersama PGMM Kabupaten Magelang menyalurkan 40 paket seragam sekolah bagi siswa prasejahtera di tujuh madrasah.Alfamart bersama PGMM Kabupaten Magelang
Ekonom UMY menjelaskan kenaikan desil belum tentu menandakan ekonomi membaik. Desil merupakan peringkat relatif kesejahteraan rumah tangga.