Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA – Kasus positif Covid-19 di DIY bertambah 95 orang pada hari ini, Minggu (21/3/2021). Penambahan terbanyak berasal dari Bantul dengan jumlah 66 kasus.
Jumlah terbanyak selanjutnya yaitu Sleman 18 kasus, Gunungkidul 7 kasus, Jogja tiga kasus dan Kulonprogo satu kasus,. Secara keseluruahan, total kasus positif Covid-19 di DIY yaitu 31.452 orang.
Dari sisi riwayat, penambahan kasus terbanyak melalui tracing kontak kasus positif sebanyak 72 kasus. Berdasarkan pemeriksaan mandiri enam kasus dan belum diketahui asalnya sebanyak 17 kasus. Sementara untuk pelaku perjalanan ada satu kasus.
Untuk jumlah kasus sembuh bertambah 60 kasus. Jumlah kasus sembuh berasal dari Bantul sebanyak 33 kasus dan Sleman 13 kasus. Kesembuhan di Jogja dan Gunungkidul masing-masing tujuh kasus. Sementara Kulonprogo tidak ada kasus sembuh hari ini. Sehingga total kasus sembuh di DIY menjadi 25.609 kasus.
Beralih pada kasus meninggal, hari ini tercatat penambahan sebanyak empat orang. Penambahan dua kasus masing-masing berasal dari Bantul dan Sleman. Sehingga total kasus meninggal karena Covid-19 di DIY berjumlah 757 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta