Kamu Lulusan SMA/SMK dan Ingin Kerja di Dunia Penerbangan? Ada Info Menarik nih!
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Epidemiolog UGM, dr. Riris Andono Ahmad,MPH., Ph.D., mengatakan herdy immunity atau kekebalan komunal terhadap Covid-19 dapat tercapai apabila 70 persen populasi telah memiliki kekebalan. Kekebalan terhadap virus SARS Cov-2 dapat diperoleh baik melalui vaksinasi maupun infeksi langsung.
“70 persen populasi harus miliki imunitas untuk mencapai herd immunity. Lalu kapan Indonesia bisa mencapainya, itu tergantung kecepatan pemberian vaksin dan capai targetnya sebelum selesai di durasi imunitasnya,” jelasnya Rabu (31/3/2021).
Direktur Pusat Kajian Kedokteran Tropis UGM ini menjelaskan jika hingga saat ini belum terdapat kepastian berapa lama kekebalan tubuh terhadap Covid-19 dapat bertahap pada orang-orang yang sudah divaksin. Sebab Covid-19 merupakan virus baru dan terus bermutasi sehingga para ilmuwan dunia masih terus meneliti dan mengumpulkan berbagai data tentang virus ini.
Baca juga: Polri Sudah Tangkap 94 Terduga Teroris
“Sejumlah penelitian ada yang menyebutkan jika setelah tiga bulan imunitasnya menurun, ada yang setelah enam bulan dan sudah satu tahun. Kemudian yang jadi acuan sekitar satu tahun, tapi sekali lagi memang belum ada kesimpulan pasti karena Covid-19 ini penyakit baru,” papar dosen FKKMK UGM ini dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (31/3/2021).
Melihat kondisi tersebut, Doni berharap pemberian vaksin pada semua target vaksin di tanah air bisa dilakukan sesegara mungkin. Dengan begitu diharapkan kekebalan komunal bisa terwujud sebelum terjadi penurunan kekebalan terhadap virus corona baru ini. Ia pun meminta masyarakat untuk tidak ragu lagi menerima vaksin sehingga dapat menyukseskan program vaksinasi nasional untuk pengendalian Covid-19 di tanah air.
Saat ini vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah memasuki tahap ke-2 yang diperuntukkan bagi lansia dan pekerja publik. Sebelumnya di tahap pertama telah diberikan vaksin pada tenaga kesehatan. Untuk itu masih tersisa vaksin tahap 3 bagi kelompok masyarakat rentan dari aspek geospasial, ekonomi, dan sosial. Lalu vaksin tahap 4 bagi masyarakat dan pelaku ekonomi lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin.
Baca juga: Hasil Riset, Seperti Ini Kualitas Udara di Bioskop yang Sudah Tayangkan Film
Meskipun nantinya seluruh target vaksin telah menerima vaksin lengkap, Doni meminta masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi protokol kesehatan. Pasalnya vaksinasi tak lantas mampu menghentikan pandemi Covid-19. Pemberian vaksin dalam hal ini membantu mengendalikan pandemi Covid-19 yakni diharapkan bisa menurunkan angka kesakitan dan angka kematian. Namun begitu penularan virus corona masih saja tetap berlangsung.
“Jadi meski sudah vaksinasi masih harus tetap jaga 5 M karena penularan masih bisa berlanjut. Hanya saja risiko untuk sakit menjadi parah dan meninggal bisa diturunkan dengan divaksin,” tuturnya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.