648 Personel Polres Kulonprogo Ikuti Vaksinasi Tahap Kedua

Sejumlah personel Polres Kulonprogo saat mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap kedua dosis pertama di Klinik Pratama Bhayangkara Polres Kulonprogo, Selasa (30/3/2021). - Istimewa/Dokumen Polres Kulonprogo
31 Maret 2021 04:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 648 personel Polres Kulonprogo mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap kedua dosis pertama di Klinik Pratama Bhayangkara Polres Kulonprogo, Kapanewon Wates, Selasa (30/3/2021). Vaksinasi digelar selama tiga hari mulai Minggu (28/3/2021) hingga Selasa.

Kapolres Kulonprogo, AKBP Tartono mengatakan vaksinasi Covid-19 kepada personel Polres Kulonprogo dilaksanakan selama tiga hari. "Total ada 648 personel yang mengikuti vaksinasi yang diadakan bertahap selama tiga hari. Pada Minggu ada 214 personel yang divaksin, Senin [29/3] 210 personel, dan Hari ini [kemarin] ada 224 personel," ujar Tartono saat ditemui di sela-sela peninjauan pelaksanaan vaksinasi, Selasa.

Vaksinasi Covid-19 sebelumnya sudah dilakukan untuk sejumlah personel, khususnya Bhabinkamtibmas yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Pemberian vaksinasi Covid-19 kepada personel Polri dilakukan seiring dengan upaya vaksinasi yang dilakukan kepada petugas pelayanan publik.

"Hari ini [kemarin] targetnya Polres Kulonprogo harus menyelesaikan vaksinasi kepada semua personel yang belum divaksin. Meski sudah mendapatkan vaksinasi, personel harus tetap menjaga protokol kesehatan," ujar Tartono.

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda DIY, Kombes Pol. Yohanes Ragil Heru Susetyo yang meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk personel di Polres Kulonprogo mengatakan vaksinasi kepada anggota polisi harus dilakukan dengan menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 secara ketat. "Pelaksanaan vaksinasi harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan agar bisa terlaksana dengan baik dan bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Laksanakan vaksinasi sesuai dengan prosedur. Selain itu, patuhi protokol kesehatan," ujar Ragil.