Wabup Sleman Dorong Kampus Cetak Lulusan Inovatif, Tak Cuma Unggul Akademis
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, BANTUL - Robohnya sejumlah baliho di berbagai wilayah di DIY saat hujan disertai angin kencang membuat pengelolaan dan pengawasan baliho jadi sorotan. Di Bantul, belum ditemukan baliho yang ambruk saat hujan angin pekan lalu.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Bantul, Sri Muryuwantini mencatat beberapa baliho memang telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Tercatat lebih dari 50 baliho telah memiliki IMB. "Yang punya IMB ada 58," tuturnya pada Senin (5/4/2021).
Sementara itu dijelaskan Muryuwantini sejumlah reklame pun telah mengantongi izin. "Yang punya izin penyelenggaraan reklame ada 34," ujarnya.
Namun saat ditanya berapa jumlah baliho reklame tak berizin, Muyuwantini hanya memiliki catatan baliho dan reklame yang berizin. "Sesuai tugas dinas kami, kami hanya punya data yang berizin," tegasnya.
Manajer Pusdalops BPBD Bantul, Aka Lukluk Firmansyah menyampaikan pada kejadian hujan dan angin pekan lalu tak ditemui adanya baliho atau reklame yang ambruk. Kendati demikian tercatat 11 pohon tumbang di Bantul. "Kalau baliho sepertinya tidak ada," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Suahasil Nazara menegaskan komitmen menjaga APBN agar mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia hingga 2029.
Desa Wisata Sasak Ende menghadirkan kehidupan tradisional Sasak lewat rumah adat, Gendang Beleq, Peresean dan aktivitas warga.
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.
Ranu Regulo tetap dibuka meski sejumlah titik di Gunung Bromo terbakar. Wisatawan diminta waspada dan tidak menyalakan api.
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.