Api Misterius Seyegan: Pemkab Sleman Siap Terapkan Rekomendasi Pakar
Pemkab Sleman siap mengeksekusi rekomendasi pakar untuk menangani fenomena api di Seyegan. UGM menemukan anomali gas hidrogen yang diduga terkait limbah organik
Foto ilustrasi arus lalu lintas di jalan Solo-Klaten. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL - Larangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah pusat segera ditanggapi pemerintah daerah. Di Bantul, ASN diminta untuk taati aturan larangan mudik yang telah berlaku.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 sekaligus Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo menegaskan akan mengikuti aturan yang diterbitkan pemerintah pusat, termasuk tentang larangan mudik. Terkhususnya ASN, Joko menyoroti ASN harus menjadi contoh pelaksanaan aturan pemerintah terkait larangan mudik.
BACA JUGA : Larangan Mudik untuk ASN dan Keluarganya, Ini Isi SE PANRB
"Jadi kalau pemerintah Kabupaten Bantul kita akan menerapkan apa yang menjadi aturan pemerintah," katanya pada Kamis (8/4/2021).
"Tentunya Pemkab Bantul menekankan teman-teman ASN untuk taat ya dan bisa memberikan contoh tauladan kepada masyarakat kita. Supaya betul-betul harapan masyarakat bisa dirasakan terkait dengan pengurangan sebaran Covid-19," tegasnya.
Perihal sanksi, pihaknya enggan menerapkan sanksi kepada ASN yang melanggar aturan larangan mudik. Namun dia mengharuskan ASN mentaati aturan tersebut. "Kalau menurut saya tidak perlu ada sanksi. Karena apa, karena kita berharap ASN kita mentaati aturan yang ada," tandasnya.
"Kami Gugus Tugas Covid-19 mengajak dan sudah melakukan koordinasi sinergi dengan seluruh elemen OPD untuk mengimbau kepada teman-teman kita para ASN, sekali lagi untuk mentaati apa yang menjadi aturan pemerintah," ujarnya.
BACA JUGA : Kemenhub Buka Opsi Pengecualian Larangan Mudik
Sebelumnya Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis secara prinsip siap mengikuti aturan yang diberlakukan pemerintah pusat. Namun Helmi menunggu arahan detail dari pemerintah pusat. "Kalau misalnya pusat melarang, itu kita tidak perlu melakukan penjagaan. Tapi misalnya pemerintah pusat memperbolehkan, kemudian ada catatan-catatan itu lah yang akan kita tindak lanjuti," ungkapnya.
Dari segi pengamanan lebaran Helmi menegaskan tak banyak yang berubah dari pengamanan jelang hari raya. Dia mengatakan penjagaan akan dilakukan di perbatasan-perbatasan yang berpotensi jadi titik ramai pengendara.
"Menghadapi lebaran tentu seperti biasa, kita akan membuat posko di perbatasan Srandakan, Sedayu, Piyungan dan lain-lain," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman siap mengeksekusi rekomendasi pakar untuk menangani fenomena api di Seyegan. UGM menemukan anomali gas hidrogen yang diduga terkait limbah organik
Belgia menghadapi Mesir di laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026. Duel Kevin De Bruyne dan Mohamed Salah diprediksi berlangsung ketat dan penuh taktik.
Valentino Rossi dikabarkan memilih Fermin Aldeguer dan Nicolo Bulega untuk memperkuat VR46 Racing Team pada MotoGP 2027 menggantikan Di Giannantonio dan Morbide
Austria memulai Piala Dunia 2026 melawan debutan Yordania. Simak prediksi, kondisi skuad, pemain absen, dan peluang kedua tim.
LF PBNU tetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh 17 Juni 2026 berdasarkan rukyatul hilal dan metode istikmal di seluruh Indonesia.
Simak cara cek BI Checking atau SLIK OJK secara online dan gratis lewat HP. Ketahui riwayat kredit sebelum mengajukan KPR atau pinjaman.