Festival Layang-layang Sragen Sedot Ribuan Pengunjung
Festival Layang-layang Sragen di Gemolong menarik 60 pelayang dari Jawa dan Bali serta menyedot hingga 1.000 pengunjung.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, KULONPROGO--Mengeluh sesak napas, pemilik tambak udang di Kulonprogo ditemukan meninggal dunia.
Pemilik tambak udang, Agus Sumarsono (55) warga Apartemen Gading Resort Residence, Kelapa Gading Jakarta Utara, ditemukan tewas di gubug tambak udang yang ada di pesisir Imorenggo, Karangsewu, Galur, Kulonprogo, Selasa (20/4/2021) siang.
Korban sebelumnya mengeluhkan sakit napas. Kasubbag Humas Polres Kulonprogo Iptu I Nengah Jefry mengatakan, pada pukul 11.00 WIB Mustakim yang merupakan anak tambak berusaha membangunkan korban yang tidur di dalam kamar. Sementara kondisi kamar dikunci korban dari dalam.
Lantaran tidak ada respons, saksi melaporkan kepada karyawan yang lain. Mereka kemudian berusaha untuk membangunkan korban kembali, namun lagi-lagi tidak ada respons. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi karena ada dugaan kuat korban sudah meninggal.
Mendapat laporan ini petugas mengecek ke lokasi dan mendapati korban dalam kondisi sudah meninggal. Selanjutnya pemeriksaan dilakukan bersama dengan petugas dari Puskesmas Galur 2. Hasilnya tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
BACA JUGA: Uji Coba Sekolah Tatap Muka untuk SD-SMP di Jogja Dimulai Bulan Depan
Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Wates untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan kasus ini masih dalam pendalaman dari petugas kepolisian.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Juragan Tambak Udang Ditemukan Tewas di Pesisir Kulonprogo".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Festival Layang-layang Sragen di Gemolong menarik 60 pelayang dari Jawa dan Bali serta menyedot hingga 1.000 pengunjung.
OJK menjatuhkan denda Rp138,94 miliar kepada 329 pelaku pasar modal hingga Mei 2026. Jumlah investor pasar modal juga naik menjadi 27,75 juta.
KPK mendalami hubungan Rita Widyasari dengan tiga korporasi tersangka kasus gratifikasi batu bara di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Tiga lurah di Depok, Sleman terseret kasus Tanah Kas Desa. Dugaan korupsi TKD menimbulkan kerugian negara hingga miliaran rupiah.
Kecelakaan beruntun di Ngawi melibatkan empat kendaraan. Truk wing box diduga oleng, menabrak motor, mobil, hingga rumah warga di Desa Gemarang.
KPK melelang 108 aset rampasan koruptor senilai Rp311 miliar. Barang milik Syahrul Yasin Limpo hingga tanah dan kendaraan ikut ditawarkan.