Antusiasme Warga Padati Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun UUK DIY
Ratusan warga memadati kompleks Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman, untuk menyaksikan Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan
Marrel Suryokusumo (no. 4 dari kiri) dan Beagle Jogja Rally Team./Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Beagle Jogja Rally Team berhasil menorehkan prestasi membanggakan saat bersaing di ajang Kejuaraan Nasional Sprint Rally seri pertama di Tanjunglesung, Pandeglang, Banten, 10-11 April lalu.
Tim yang diperkuat cucu Sultan Yogyakarta RM Gusti Lantika Marrel Suryokusumo itu menyabet juara 2 di Grup J, sekaligus menempati juara 10 pada klasemen umum. Selain itu, pereli tim lainnya Variando Audion yang turun di Kelas F2 berhasil menempati juara 4.
Perjuangan Beagle untuk sampai pada posisi itu tidak mudah. Sebagai tim daerah yang masih minim pengalaman di ajang besar, para punggawa Beagle mesti bertarung dengan tim-tim papan atas nasional.
"Belum lagi salah satu pereli andalan tim di kelas F1, Anjasara Wahyu mengalami insiden yang menyebabkan kerusakan suspensi akibat medan yang berat, sehingga harus menepi," ungkap koordinator tim, Bukbis Pancawinarna, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (24/4/2021).
Menyikapi berkurangnya kekuatan, Beagle, masih dikatakan Bukbis lantas berupaya memaksimalkan pereli yang tersisa untuk mendulang poin melalui kelas F.2, J.2 dan J.3.
Ditemui terpisah, Marrel Suryokusumo menyebut, gelaran Kejurnas Rally seri Tanjunglesung terasa cukup berat karena berlangsung bersamaan dengan hujan badai. Kendati demikian, cuaca buruk tidak menjadi halangan berarti karena tim telah mempersiapkan kendaraan dan pereli dengan maksimal melalui latihan-latihan rutin sebelumnya.
Tidak Ada Waktu Bersantai, Langsung Gas Sambut Seri Berikutnya
Keberhasilan Beagle Jogja Rally Team di Tanjunglesung tak membuat Jogjakartans lantas berpangku tangan. Marrel menuturkan, tim harus segera melakukan pembenahan untuk menyongsong seri 2 yang akan digelar pada bulan Juni mendatang di Kabupaten Muarabungo, Jambi.
"Kami bangga dapat mengharumkan nama Jogja di ajang bergengsi, tapi ini baru permulaan. Selama Ramadhan ini bahkan kami harus menyiapkan diri untuk kembali berlaga di seri Muarabungo, Jambi," terang Marrel.
Marrel menambahkan, dirinya mengucapkan terimakasih atas dukungan berbagai pihak. Menurut dia, sebagai tim kecil Beagle Jogja Rally Team mendapatkan support yang luar biasa dari sederet entitas.
"Bank BPD DIY, GT Radial, Biies Injection, BnB Garage, Gigih Towing, Decoltih, Semen Gresik Indonesia dan seluruh pihak yang tidak dapat saya sebut satu persatu. Terimakasih atas dukungannya yang tanpa letih terus membantu tim kecil kami," ungkap Marrel.
Berbicara atas nama tim, Marrel berharap dukungan terus diberikan kepada Beagle Jogja agar mampu berprestasi pada seri-seri berikutnya.
"Kami satu-satunya tim dari Jogja yang mampu tembus Juara 5, ini cukup membanggakan, dan kami akan terus berusaha lebih maksimal lagi," pungkasnya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan warga memadati kompleks Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman, untuk menyaksikan Puncak Memetri Kaistimewaan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan
Jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 2 September 2026 tersedia dalam 12 perjalanan, dengan keberangkatan dari Palur mulai 05.00 hingga 20.42 WIB.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib kepala SPPG MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Pemkab Bantul merotasi tujuh pejabat PTP. Sejumlah jabatan strategis diisi pejabat baru setelah melalui uji kompetensi dan persetujuan BKN.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.