Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran, Bupati Sleman Apresiasi Pertamina

Bupati Sleman memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Sleman jelang hari raya Idulfitri 1442 H atau lebaran, tepatnya di SPBU 4455504 dan SPBE Jatirata Mitra Mulya, pada Senin (3/5/2021). - Ist/dok Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah
04 Mei 2021 11:47 WIB Media Digital Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo melaksanakan tinjauan langsung ke lapangan dalam rangka memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Sleman jelang hari raya Idulfitri 1442 H atau lebaran, tepatnya di SPBU 4455504 dan SPBE Jatirata Mitra Mulya, pada Senin (3/5/2021).

Usai melakukan tinjauan, Kustini Sri Purnomo mengatakan persediaan LPG 3 Kg terpenuhi menjelang Idulfitri. Ia mengapresiasi kepada Pertamina karena sudah memberikan pelayanan produk yang baik kepada masyarakat Sleman.

“Pelayanan produk yang sudah baik ini saya harap dapat dipertahankan karena LPG merupakan kebutuhan pokok masyarakat,” ungkapnya.

Baca juga: PPKM Mikro Diperpanjang Hingga 17 Mei, Mendagri Tito Jelaskan Alasannya

Sementara itu, di tempat terpisah Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho menyampaikan terima kasih kepada pihak Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah membantu Pertamina dalam memastikan ketersediaan bahan bakar untuk konsumen.

“Dengan adanya sinergi antara Pertamina dan pemerintah daerah serta jajaran stakeholders lainnya, tentu penyediaan kebutuhan energi untuk masyarakat dapat semakin terjamin,” ujar Brasto.

Dirinya mengungkapkan Pertamina berkomitmen untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Baca juga: Lebaran Semakin Dekat, Pasar Sleman Belum Ramai Pembeli

“Kami telah mengantisipasi apabila ada kemungkinan lonjakan kebutuhan, seperti pada saat menjelang hari raya lebaran,” ungkapnya.

Ia menambahkan Pertamina juga telah menjalankan program Digitalisasi SPBU untuk menjaga kehandalan pasokan BBM secara real time, mulai dari monitoring stok yang tersedia di SPBU, monitoring penerimaan BBM saat bongkar muat dari mobil tangki, hingga penjadwalan otomatis dari pengiriman BBM ke SPBU.

“Khusus di wilayah Jateng dan DIY, sebanyak 821 SPBU sudah menerapkan Digitalisasi SPBU, untuk itu oknsumen tidak perlu khawatir,” tutup Brasto.