Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Gubernur DIY Sri Sultan HB X/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X membolehkan warga DIY mudik lokal atau pulang kampung melintasi kabupaten dan kota di dalam DIY. Namun Sultan mengingatkan agar masyarakat tidak ada kerumunan.
"Yang penting itu kerumunan dihindari. DIY berdasarkan penilaian dianggap hijau jadi dimungkinkan untuk mobilitas lokal. Kita tetap harus menggunakan masker dan cuci tangan. Berekerumun tidak boleh," kata Sultan saat ditemui di DPRD DIY, Rabu (5/5/2021).
BACA JUGA: Ada KUR Rp100 Juta Tanpa Jaminan dengan Bunga 3%! Ini Cara Mendapatkannya
Sultan meminta masing-masing lembaga membuat aturan di tempat wisata dan akomodasi wisata. Misalnya, mal ketika sudah penuh harus disetop terlebih dahulu agar orang yang di luar tidak masuk. Hal-hal semacam itu semestinya sudah bisa diantisiasi tanpa harus menunggu instruksi gubernur.
Sultan tidak ingin ada kerumunan seperti di Pasar Tanah Abang Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurutnya, penularan Covid-19 adalah masalah bersama sehingga semua harus saling peduli.
Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini meminta semua kalurahan membuat surat keputusan pelibatan jaga warga dalam satgas penanganan Covid-19 karena saat ini penularan Covid-19 justru dari klaster keluarga dan tetangga.
“Sekarang problemnya itu tetangga dan keluarga, bukan orang Jakarta ke sini bawa.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Kualitas udara Palembang masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap karhutla. BMKG mencatat PM2.5 mencapai 69,5 µg/m³.
BMKG mengingatkan gelombang 1,25-2,5 meter di perairan utara RI akibat dampak tidak langsung Siklon Tropis ATSANI.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
BMKG mendeteksi 2.945 titik panas di Sumatra, dengan 491 titik berada di Riau. Asap karhutla mengganggu jarak pandang Pekanbaru.