DVI Polri Identifikasi 2 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pada libur Idulfitri 2021 ini, salah satu pengunjung Gembira Loka (GL) Zoo membayar biaya parkir sebesar Rp25.000. Dalam unggahan akun Instagram @jogjainfo, Sabtu (15/5/2021), @devannyrahma mengeluhkan biaya parkir yang dinilai terlalu mahal alias nuthuk ini.
Cerita bermula saat @devannyrahma hendak masuk area parkir di dalam kawasan GL Zoo. Namun sebelum masuk, ada seorang pria di luar area GL Zoo yang mengatakan bahwa area parkir di dalam GL Zoo penuh. Alhasil @devannyrahma memarkirkan mobilnya di luar area GL Zoo.
"Padahal kenyataan di dalam longgar dong, masih banyak space kosong," tulisnya.
BACA JUGA: Dicurigai Ada Mata-Mata Hamas, Kantor Media Al Jazeera hingga AP Juga Dibombardir Israel
Lantaran tidak langsung mendapat karcis parkir, dia mengira parkir mobil di luar GL Zoo hanya sekitar Rp10.000. Saat @devannyrahma hendak pergi dari parkiran, ternyata tarif parkir mobil sebesar Rp25.000. Dalam karcis bertanda "Sri Rejeki", tertulis tarif untuk sepeda motor Rp5.000 dan mobil Rp25.000.
"Tahunya karcis diberikan saat kami mau ambil mobil, terus abis liat nominalnya Astaghfirullah banyak amat Rp25.000," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kabag Humas dan Publikasi GL Zoo, Fahmi Ramadhan mengatakan hal ini bukan hal baru. Beberapa waktu sebelumnya pernah terjadi dan mungkin akan terulang lagi ke depannya. Lantaran area parkir di luar GL Zoo, maka dia tidak bisa berbuat banyak.
Meski begitu, pihak GL Zoo menerima laporan dan mengucapkan terima kasih atas aduan ini. “Pertama mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terkait akun yang menginformasikan sudah disampaikan ke kami juga,” kata Fahmi saat dihubungi secara daring, Minggu (16/5). “GL Zoo tidak bisa langsung menyelesaikan dengan parkir yang di luar, itu kewenangannya Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja.”
Pengelola GL Zoo akan berkomunikasi dengan Dishub Kota Jogja terkait kejadian ini. Sebelumnya sempat ada pembicaraan dengan warga sekitar yang mengelola parkir di luar area GL Zoo, namun kejadian seperti ini masih terulang.
Pada libur Idulfitri kali ini, pengunjung GL Zoo memang meningkat. Tanggal 13-16 Mei 2021, pengunjung GL Zoo secara berturut-turut yaitu 421, 1.160, 2.408, dan 2445 pengunjung. Beberapa waktu parkir di dalam area GL Zoo juga penuh. “Misal penuh ada informasi parkir penuh, kami imbau menunggu dulu. Bisa ke tempat lain dulu,” kata Fahmi.
Guna mengantisipasi kepadatan pengunjung dan juga tempat parkir, pengelola GL Zoo membuka dua area parkir di sisi Barat dan Timur. Adapun tarif parkir di area GL Zoo untuk mobil Rp5.000 dan motor Rp2.000. Dalam pantauannya, Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Jogja, Imanudin Aziz melihat masih banyak tempat parkir yang kosong di area GL Zoo, termasuk parkiran sisi barat masuk lewat Jalan Veteran.
Terkait kejadian parkir di atas, Aziz nyatakan apabila itu parkir ilegal. “Kalau saya liat karcisnya, itu parkir di persil warga ya [off street parking], bukan di badan jalan [on street parking]. Yang jelas itu parkir ilegal, tanpa izin,” katanya. “Besok akan kami tindaklanjuti.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Jadwal Liga Inggris 2026/2027 pekan kelima menghadirkan Brentford vs Chelsea, Brighton vs Arsenal, Man City vs Sunderland, dan Fulham vs Man United.
Kawasaki W800 2027 resmi meluncur di Jepang dengan harga 1.309.000 yen. Motor klasik ini tetap memakai mesin 773 cc berpendingin udara.
Telkomsel terus memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui berbagai aktivitas yang memberikan pengalaman positif sekaligus relevan dengan gaya hidup.
Nusron Wahid menghormati penyidikan KPK terkait dugaan suap ATR/BPN dan berharap kasus ini mempercepat pembenahan pelayanan pertanahan.
Pemda DIY tak ingin penyediaan rumah susun hanya berhenti pada penambahan bangunan dan unit hunian. Di tengah harga rumah yang semakin tinggi, hunian vertikal t