Segini Capaian Vaksinasi Covid-19 di Sleman

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
18 Mei 2021 20:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Setelah libur lebaran pekan lalu, pemberian vaksin Covid-19 di wilayah Sleman terus dilanjutkan. Selain pemberian vaksin Sinovac, Dinas Kesehatan (Dinkes) juga mulai mensosialisasikan penggunaan vaksin AstraZeneca.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan proses pemberian vaksinasi Covid-19 terus dilanjutkan setelah sempat istirahat selama perayaan keagamaan pekan lalu. Pekan ini vaksinasi tetap dilakukan. Pemberian vaksin masih fokus dilakukan bagi perguruan tinggi dan pelayan publik untuk dosis kedua.

"Untuk jadwal minggu ini masih menyelesaikan pemberian vaksin dosis 2. Hari ini kami melaksanakan vaksinasi di UTY," kata Joko, Selasa (18/5/2021).

BACA JUGA: Jisoo Blackpink Ucapkan Selamat atas Merger Gojek & Tokopedia

Disinggung soal jenis vaksin yang diberikan, kata Joko, masih menghabiskan vaksin jenis Sinovac. Hanya saja ke depan, pemberian vaksin akan menggunakan jenis AstraZeneca (AZ). "Nah, untuk jenis AZ ini, kami masih akan melakukan sosialisasi sebelum digunakan," katanya.

Sebagaimana diketahui Kementerian Kesehatan RI menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin AZ batch atau kumpulan produksi CTMAV547. Penghentian sementara tersebut untuk menunggu hasil pengujian toksisitas dan sterilitas oleh BPOM sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini.

Menurut Joko, tidak semua batch vaksin AZ dihentikan distribusi dan penggunaannya. Apalagi, vaksin AZ yang didistribusikan ke Sleman dinilai aman dan berbeda nomor dengan yang dihentikan sementara itu. "Vaksin AZ yang ada di Sleman berbeda nomor batchnya. Tetapi kami tetap perlu persiapan dan pengkondisian lebih cermat dengan memberikan sosialisasi lebih dulu," kata Joko.

Berdasarkan data capaian vaksinasi Covid-19 per 16 Mei di Sleman, untuk dosis 1 sebanyak 144.354 orang atau 79,07% dan dosis 2 sebanyak 97.459 orang atau 53,38% dari 182.573 orang pendaftar.

Rinciannya, untuk Lansia Dosis 1 sebanyak 48.805 orang atau 80,58% dan Dosis 2 sebanyak 21.114 orang atau 34,89% dari 60.566 pendaftar. Sementara untuk vaksinasi Pelayan Publik Dosis 1 mencapai 76.360 orang atau 72,29% dan Dosis 2 mencapai 59.209 orang atau 56,05% dari 105.628 pendaftar.

Adapun SDM Kesehatan dosis 1 mencapai 19.189 orang atau 117,16% dan dosis 2 mencapai 17.136 orang atau 104,63% dari 16.379 pendaftar. "Stok vaksin kami saat ini sudah menipis. Yang tersedia di Faskes tinggal 13.390 (tersebar di 39 faskes). Kalau di POAK tinggal buffer stock sekitar 2.000 vial," katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sleman sekaligus Ketua Pokja KIPI Sleman Novita Krisnaeni mengatakan pada pekan ini kegiatan vaksinasi akan digelar di dua perguruan tinggi. "Ini untuk pemberian vaksin dosis kedua. Kalau pedagang pasar dosis kedua baru diberikan tiga minggu lagi," katanya.