Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Anggota MPR RI, Subardi, dalam Sosialisasi Empat Pilar Bangsa, di gedung Subardi Center, Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman, (25/5/2021). /Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Vaksin gotong royong merupakan bentuk implementasi dari Pancasila. Program ini sebagai ikhtiar kebangsaan agar Indonesia cepat pulih dari tekanan pandemi. Ikhtiar kebangsaan ini merupakan bagian dari penguatan empat pilar bangsa, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
Hal ini disampaikan anggota MPR RI, Subardi, dalam Sosialisasi Empat Pilar Bangsa, di gedung Subardi Center, Papringan, Caturtunggal, Depok, Sleman, (25/5/2021). Ia mengapresiasi pelaksanaan vaksin gotong royong yang berlaku gratis bagi bagi pekerja bersama keluarganya di perusahaan atau badan hukum. Pendanaan program ini sepenuhnya dibebankan kepada perusahaan atau badan hukum.
“Saya apresiasi karena program ini tidak mengandung aspek komersil, baik dari pemerintah maupun swasta. Ini murni sepenuhnya gotong royong. Dibeli perusahaan, gratis untuk karyawan,” katanya.
Vaksin gotong royong kata dia, tujuannya untuk menjangkau lebih cepat target vaksinasi nasional sebagaimana disepakati dalam rapat di parlemen. Program ini pada hakikatnya mengandung nilai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial.
Baca juga: Pemerintah Diminta Bikin Tim Khusus untuk Usut 97.000 PNS Gaib
Saat ini Indonesia merupakan negara dengan dosis vaksin terbanyak di Asia Tenggara. Data dari Kemenkes per 15 Mei menunjukkan, jumlah suntikan vaksin di Indonesia mencapai lebih dari 23 juta. Angka ini menurutnya jauh melampaui Kamboja dan Singapura di urutan kedua dan ketiga dengan angka vaksinasi sebanyak 3,2 juta dosis. Bahkan, Malaysia berada di urutan keenam dengan 1,9 juta dosis.
Capaian ini menurutnya harus didukung oleh seluruh elemen banga agar vaksinasi nasional berjalan lebih cepat. Pengadaan vaksin Gotong Royong menjadi tanggung jawab Kementerian BUMN dan PT Bio farma. Begitupun distribusinya. Bio Farma sebagai induk perusahaan farmasi nasional mendistribusikan kepada swasta yang sudah memenuhi persyaratan.
Pemerintah juga menetapkan tarif maksimal vaksin kepada perusahaan agar tidak ada ketimpangan antar perusahaan di luar Jawa. Berdasarkan Permenkes 10/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, besaran tarif maksimal sebesar Rp 879.140 per orang untuk dua kali vaksin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.