Obwis di Bantul Tutup, Malioboro Jadi Padat

Sejumlah andong wisata mangkal di Jalan Malioboro, Jogja, Selasa (16/06/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
20 Juni 2021 19:57 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Selama dua hari terakhir ini kawasan Malioboro padat. Hal tersebut kemungkinan adalah imbas dari ditutupnya objek wisata di Bantul setiap akhir pekan.

Minggu (20/6/2021) sore, masih terjadi kerumunan di kawasan Malioboro. Bahkan lalu lintas di jantung kota tersebut padatmerayap dari simpang Teteg sampai Titik Nol Kilometer. Tidak hanya di Jalan Malioboro, kepadatan juga terjadi di Jalan Mataram.

Tempat parkir seperti Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati dan Abu Bakar Ali dipenuhi bus-bus besar.

Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad mengatakan padatnya Malioboro kemungkinan sebagai imbas dari ditutupnya wisata di Bantul.

“Apalagi yang ke Bantul dan diputar balik itu kendaraan pelat-pelat luar daerah semua. Jadi pada lari ke Malioboro” kata Noviar.

Menurut Noviar, kewenangan untuk menindak kerumunan di kawasan Malioboro adalah Satpol PP Kota Jogja. Sementara Satpol PP DIY saat ini masih disibukkan pengamanan di sejumlah obyek wisata pantai dan pengamanan vaksinasi massal yang digelar di Jogja Expo Center.