Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Novrian Arbi
Harianjogja.com, JOGJA--RSUP Dr Sardjito saat ini mengalami krisis pasokan oksigen sehingga menyebabkan puluhan pasien meninggal dunia.
Merespons kondisi kritis ini, Polda DIY mengirimkan 100 tabung oksigen ke RSUP Dr Sardjito.
Sebelumnya beredar informasi di media sosial (medsos) Twitter dari akun @asaibrahim, yang mengunggah surat dari Manajemen RSUP Dr Sardjito yang mengalami krisis oksigen. Surat yang diunggah pada Sabtu (3/7/2021) pukul 20.44 WIB, menyebutkan kelangkaan oksigen ini baru bisa diatasi pada Minggu (4/7/2021) pukul 12.00 WIB.
"Karenanya kami mengirimkan 100 tabung oksigen ke RSUP Dr Sardjito pada [sabtu] malamnya, sekitar pukul 24.00 WIB," ungkap Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto, Minggu.
BACA JUGA: Penambahan Kasus Covid-19 Melonjak, Indonesia Kini Peringkat 16 di Dunia
Menurut Yuliyanto, 100 tabung oksigen yang disalurkan ke Sardjito berasal dari RS Bhayangkara. Awalnya selain RS Bhayangkara, tabung oksigen juga dialokasikan untuk Urkes di Polres Jajaran.
"Namun melihat situasi di sardjito yang urgen, maka pimpinan berkeputusan untuk mendahulukan Sardjito. Hal ini dimungkinkan karena beban pasien di RS Bhayangkara dan urkes polres jajaran tidak seberat di Sardjito," paparnya.
Seperti diketajui, stok oksigen di Sardjito mulai menipis pada Sabtu siang. Pasien dari berbagai tempat mulai masuk ke RS tersebut sejak Jumat (2/7/2021) secara bersamaan.
Kebutuhan oksigen dan jumlah pasien di Sardjito terus saja bertambah. Akibatnya stok makin menipis, tidak hanya untuk oksigen sentral berupa likuid, tetapi juga oksigen tabung.
RS tersebut pun kemudian melakukan koordinasi dan persiapan dengan sejumlah pihak, termasuk melakukan pertemuan lanjutan untuk memastikan kecukupan persediaan oksigen dengan penyedia hingga muncullah surat krisis oksigen dari Manajemen RSUP Dr Sardjito yang viral tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.