Agnez Mo dan Anggun Muncul di Reacher Season 4
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi tampil dalam first look resmi Reacher Season 4 dan memerankan karakter Lila Hoth serta Amisha Hoth.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—H, 48, warga Kapanewon Patuk, Gunungkidul dilaporkan meninggal dunia di tempat parkir selter eks Rumah Sakit (RS) Patmasuri, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Jumat (9/7/2021) dini hari.
Kapolsek Sewon Kompol Suyanto mengtakan awalnya H menjalani rapid test antigen dan hasilnya positif, Kamis (8/7/2021) malam.
BACA JUGA: Rp242 Miliar untuk Penanganan Covid-19 DIY Baru Dipakai Rp33,5 Miliar
Namun, kondisi H yang memiliki riwayat diabetes melitus memburuk. H pun dilarikan ke rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Jogja. Sayang, kondisi rumah sakit di Jogja penuh.
"Akhirnya dibawa ke selter eks RS Patmasuri," jelas Suyanto.
Nahas, H yang masih berada di dalam mobil di kompleks parkir selter eks RS Patmasuri terlebih dahulu meninggal dunia sebelum sempat ditangani. Meski meninggal, petugas dari selter eks RS Patmasuri tidak mau ambil risiko. Jenazah H kemudian dites rapid antigen dan hasilnya positif Covid-19.
"Tidak ada protes dari keluarga. Jenazah juga telah dimakamkan dengan protokol pemakaman Covid-19," jelas Kapolsek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi tampil dalam first look resmi Reacher Season 4 dan memerankan karakter Lila Hoth serta Amisha Hoth.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.
PDI Perjuangan Kota Jogja menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia sekaligus mendorong kenaikan anggaran JSLU dan memperingati Kudatuli 1996.
DPRD Gunungkidul memprioritaskan Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas petani.