Advertisement

Rp242 Miliar untuk Penanganan Covid-19 DIY Baru Dipakai Rp33,5 Miliar

Ujang Hasanudin
Jum'at, 09 Juli 2021 - 14:17 WIB
Budi Cahyana
Rp242 Miliar untuk Penanganan Covid-19 DIY Baru Dipakai Rp33,5 Miliar Petugas medis melakukan perawatan pasien di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, Minggu (4/7/2021). - Antara/Hendra Nurdiyansyah

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mengalokasikan dana Rp242 miliar dari APBD 2021 untuk penanganan Covid-19 yang mencangkup tiga sektor, yakni kesehatan, pemulihan ekonomi, dan perlindungan sosial. 

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Benny Suharsono mengatakan tahun ini anggaran penanganan Covid-19 sudah dialokasikan sejak awal tahun hingga Desember mendatang.

BACA JUGA: Apakah Indonesia Jadi Negara yang Gagal Menangani Pandemi Covid-19? 

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Alokasi dana penanganan Covid-19 tersebut tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). “Desain anggaran 2021 adalah masukan di anggaran rutin atau reguler di OPD-OPD didesain untuk menyelenggarakan dukungan penangnan Covid-19. Satu sama lain punya kecepatan, anggaran itu sampai Desember,” kata Benny, dalam jumpa pers secara daring, Kamis (8/7/2021).

Benny mengatakan anggaran penanganan Covid-19 itu termasuk untuk masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Sampai saat ini dari Rp242 miliar, yang baru digunakan untuk penananganan Covid-19 baru sekitar Rp33,5 miliar atau baru sekitar 13% yang digunakan.

Bappeda juga akan menggeser anggaran di setiap OPD agar fokus untuk penananganan Covid-19 karena penularan Covid-19 di DIY sampai saat ini masih cukup tinggi.

Jika anggaran penanganan Covid-19 masih kurang, kata Benny, maka masih ada dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp54 miliar. BTT bisa digunakan saat kondisi darurat seperti saat ini termasuk untuk pengadaan oksigen yang akhir-akhir ini pasokannya tersendat.

Saat ini dana BTT yang sudah digunakan baru sekitar Rp5,2 miliar sehingga masih tersedia sekitar Rp48 miliar.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

PBB Tak Akui Klaim Kemenangan Rusia Atas Referendum di 4 Wilayah Ukraina

News
| Rabu, 28 September 2022, 23:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement