Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bripka E
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi. /Harian Jogja-Heroe Poerwadi
Harianjogja.com, JOGJA--Lonjakan Covid-19 di Kota Jogja diantisipasi oleh Pemkot dengan menyiapkan bangunan sekolah untuk tempat selter pasien Covid-19.
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta merencakan penambahan selter untuk pasien Covid-19 yang tidak memungkinkan isolasi mandiri di rumahnya. Salah satu bangunan yang hendak dijadikan selter adalah Sekolah Dasar (SD).
Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menuturkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan penambahan selter dengan memanfaatkan bangunan SD tersebut.
"Sekarang kami sedang menyiapkan sekolah dasar atau sekolah untuk nanti kalau ada warga yang memang di rumahnya tidak bisa melakukan isolasi mandiri yang sehat akan kita bawa ke sekolah itu," kata Heroe kepada awak media, Minggu (11/7/2021).
Heroe menjelaskan, langkah itu sebagai upaya pihaknya dalam mengurangi sebaran kasus Covid-19 di keluarga.
Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan anggota keluarga lain yang tidak terpapar dipisahkan.
"Artinya supaya di dalam keluarga itu mereka yang positif dan yang tidak positif tidak dalam satu rumah," imbuhnya.
Heroe belum bisa memastikan untuk keseluruhan jumlah sekolah yang akan digunakan sebagai selter. Hingga saat ini pendataan terhadap sekolah-sekolah tersebut masih dilakukan.
Disebutkan Heroe, beberapa SD memang tersebar di setiap kalurahan atau kampung di Kota Yogyakarta.
Selain itu pemanfaatan bangunan SD untuk selter pasien Covid-19 di Kota Yogyakarta juga akan mempertimbangkan kampung atau wilayah mana yang memang banyak sebaran kasus Covid-19.
"Sekolah dasar itu biasanya ada di setiap kelurahan ada beberapa SD Negeri. Itu sedang kita rekap, mana-mana kampung yang memerlukan isolasi bagi mereka," tuturnya.
Ditanya tentang kebutuhan selter di Kota Yogyakarta sendiri, Heroe tidak bisa memastikan. Sebab memang sebaran kasus Covid-19 sendiri juga sangat sulit untuk dipastikan.
BACA JUGA: Proyek Infrastruktur TIK Jalan Terus di Tengah Covid-19 Kian Mengganas
Namun pihaknya akan terus melihat perkembangan kasus Covid-19 yang ada di wilayah Kota Yogyakarta. Termasuk dengan antisipasi penambahan selter di berbagai wilayah.
"Yang kita antisipasi adalah kebutuhan terhadap memisahkan [pasien Covid-19] karena sebagian besar sekarang itu isolasi mandiri di rumah masing-masing. Nah yang kita siapkan adalah kebutuhan untuk rumah-rumah yang tidak memungkinkan isolasi mandiri karena berada di perkampungan padat yang ada di Kota Yogyakarta," ungkapnya.
Ditambahkan Heroe, selain tengah mempersiapkan sejumlah sekolah untuk selter pasien Covid-19. Dalam beberapa hari mendatang pihaknya juga akan kembali membuka selter baru.
"Kami besok Selasa pun akan membuka selter baru di Gemawang untuk mereka yang positif itu," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Suzuki mulai menyerahkan XL7 terbaru kepada konsumen. Pesanan mencapai lebih dari 1.300 unit dalam 16 hari sejak diluncurkan.
PSS Sleman kembali menggelar uji coba tertutup pekan ini. Super Elja akan menghadapi salah satu tim Super League di DIY.
Badan Geologi meminta warga waspada setelah gempa NTT M7,7. Masyarakat diminta mengecek bangunan dan menjauhi tebing rawan longsor
Gempa M7,7 NTT mengganggu 200 BTS di 10 kabupaten dan kota. Kemkomdigi memantau pemulihan jaringan bersama operator seluler
Menghadirkan nuansa eklektik resort yang hijau dan rindang di tengah hiruk-pikuk kota, Gets Premiere Yogyakarta resmi melakukan soft opening pada Sabtu (15/8)