Di Kalurahan Tamanan Bantul, Rumah Warga yang Terpapar Covid-19 Ditandai dengan Stiker

Stiker yang ditempel di rumah pasien yang menjalani isolasi mandiri Covid-19 di Tamanan Bantul. - Ist/ tangkapan layar twitter @pemkabbantul
13 Juli 2021 21:47 WIB Nina Atmasari Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Kasus Covid-19 terus meningkat, termasuk di Bantul. Banyak warga yang terpapar virus Covid-19 dan bagi warga yang bergejala ringan atau tidak bergejala, terpaksa harus menjalani isolasi mandiri di rumah mereka.

Saat menjalani isoman, warga dilarang berkontak erat secara fisik dengan orang lain. Karenanya, mereka diminta untuk tetap berada di dalam rumah atau sekitar rumah sendiri. Dalam menjalani isoman ini, tentu warga perlu diawasi, tujuannya selain agar isolasi dijalankan dengan tertib, juga terkait pemantauan kondisi dan tak kalah penting untuk pemenuhan kebutuhan pasien. Sebab mereka tidak bisa keluar rumah dengan bebas untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan mereka.

Di Bantul, sebuah terobosan dilakukan oleh warga guna membantu warga tetangganya yang terpapar Covid-19. Warga menempel stiker di rumah pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Hal itu seperti dibagikan oleh akun twitter @pemkabbantul yang merupakan akun twitter resmi milik Pemerintah Kabupaten Bantul. Akun tersebut membagikan informasi bahwa sejumlah wilayah telah menerapkan pemasangan stiker tersebut.

Stiker yang dipasang pun bukan stiker kecil tetapi cukup besar sehingga tulisan yang ada bisa dibaca dari jarak jauh. Penempelan stiker ini seperti dilakukan di Kalurahan Tamanan, Kapanewon Banguntapan.

Sebuah stiker berwarna putih dengan tulisan merah tampak ditempel di pintu rumah. Stiker tersebut ada tulisan berbunyi "MOHON DOANYA, KAMI SEDANG ISOLASI MANDIRI".

Tak hanya itu, di bawahnya juga dicantumkan masa isolasi yakni tanggal dimulainya isoman. Hal ini tentu saja akan memudahkan warga yang membacanya agar mengetahui kapan masa isoman pasien tersebut. Di bagian bawah tertulis pembuat stiker, yakni Satgas Covid Krobokan.

Di keterangan foto tersebut, disebutkan bahwa rumah pasien isolasi mandiri wajib ditempel stiker. Menurut Panewu Banguntapan, tujuannya supaya petugas mengerti.

"Rumah warga terpapar Covid-19 di wilayah Kalurahan Tamanan, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul ditandai dengan stiker. Cara itu memudahkan Satgas Covid-19 dan Satgas Jogo Tonggo dalam mengawasi mereka selama isolasi mandiri," tulis Pemkab Bantul dalam cuitan tersebut.

Selanjutnya, Pemkab Bantul juga mengajak warga untuk bergotong-royong membantu masyarakat sekitar yang sedang isolasi mandiri.

"Mari warga Bantul saling bergotong royong, bahu membahu untuk membantu masyarakat sekitar yang sedang menjalani isolasi mandiri," tulis Pemkab Bantul saat membagikan foto dari sejumlah padukuhan lain di kalurahan tersebut.