Ribuan Pelari hingga Grebeg Gethuk Ramaikan Hari Jadi Magelang
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Bagi Anda yang akan beraktivitas di wilayah DIY, hari ini, Sabtu (16/7/2021), sebaiknya simak dahulu prakiraan cuaca berikut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi tidak ada wilayah di DIY yang hujan hari ini.
Adapun rincian prakiraan cuaca hari ini, Kota Jogja pagi hari cerah berawan, siang hari cerah berawan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Sleman diprediksi pagi hari cerah berawan, siang hari cerah berawan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Bantul diprediksi pagi hari cerah berawan, siang hari cerah berawan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Kulonprogo diprediksi pagi hari berawan, siang hari cerah berawan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Gunungkidul diprediksi pagi hari cerah berawan, siang hari cerah berawan, malam hari cerah berawan dan dini hari cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan berkisar 22 hingga 30 derajat celcius dengan kelembaban 60 hingga 90%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 2,5 hingga 3,5 meter. Angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Kebakaran lahan terjadi di lereng Merapi Boyolali. Api diduga berasal dari pembakaran daun kering saat warga membersihkan lahan.
Gelombang tinggi hingga 4 meter melanda pantai selatan Cianjur. BPBD meminta nelayan dan wisatawan menjauhi pantai sementara.
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.
Litto Jogja masuk Top 25 WISH 2026 setelah bersaing dengan 570 usaha pariwisata. Konsepnya menggabungkan alam, wellness dan karakter lokal.
Rumah roboh di Sragen menimpa Satiyem, 83, hingga meninggal. Korban berada di teras saat bangunan rumahnya ambruk.