Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Novrian Arbi
Harianjogja.com, JOGJA--Hotel Mutiara I dan II di kawasan Malioboro akan dijadikan selter bagi pasien Covid-19 yang bergejala ringan. Bukan dijadikan rumah sakit darurat seperti diberitakan sebelumnya karena lokasi yang tidak memungkinkan dan adanya keterbatasan tenaga medis.
“Hotel Mutiara didedikasikan untuk [pasien] Covid-19, isolasi terpusat. Di tengah kota rumah sakit tidak memungkinkan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, Senin (2/8/2021).
BACA JUGA : Hotel Mutiara di Malioboro Digunakan Jadi Rumah Sakit
Baskara Aji mengatakan menjadikan Hotel Mutiara sebagai rumah sakit di kawasan Malioboro tidak memungkinkan karena terlalu padat penduduk. Selain itu jumlah tenaga kesehatannya juga terbatas, sehingga yang memungkinkan adalah tempat isolasi terpusat.
Total ada sekitar 203 bed atau tempat tidur di Hotel Mutiara I dan II. Selter tersebut juga akan dilengkapi dengan petugas medis seperti dokter, ahli gizi, perawat untuk memantau pasien. Upaya yang dilakukan tersebut untuk menampung pasien-pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah, sementara rumahnya tidak memenuhi syarat untuk isolasi.
Menurut Aji, saat ini masih ada sekitar 28.000-an pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Nantinya pasien yang menjalani isoman akan diminta untuk pindah ke selter untuk mengurangi resiko penularan kepada anggota keluarga lainnya.
Satuan Tugas Khusus (Sagasus) isoman mulai bertugas dengan menghubungi puskesmas untuk mendapatkan data pasien Isoman. Pasien yang isoman akan dihubungi oleh tim, “Tim mendampingi isoman rujuk isoter [isolasi terpusat] bagi yang memerlukan rumah sakit dan rumahnya tidak memenuhi syarat diajak ke isoter,” ujar Aji.
BACA JUGA : Pembelian Hotel Mutiara Rp170 Miliar oleh Pemda DIY Jadi
Lebih lanjut Baskara Aji mengatakan tim pemantauan isoman tersebut akan berbarengan dengan pengantaran obat bagi pasien Isoman yang dilakukan oleh TNI, karena petugas pemantauan isoman juga tim medis dibawah kendali Korem 072 Pamungkas.
Total anggota medisnya adalah relawan yang direkrut oleh TNI sehingga diharapkan dapat mendampingi pasien yang sedang menjalani isoman. Namun ketugasannya juga tetap berkoordinasi dengan puskesmas, “Datanya dari wilayah puskesmas yang akan dihubingi satgas penebalan nakes,” ujar Baskara Aji.
Baskara Aji menambahkan, sejauh ini rumah sakit darurat yang sudah siap adalah University Club UGM, arama mahasiswa UGM Karanggayam. Keduanya dibawah pengampu Rumah Sakit Akademik UGM. Selain itu Gedung Diklat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Ngeksigondo Jogja yang dijadikan rumah sakit darurat dibawah pengampu Rumah Sakit Bhayangkara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Serapan pupuk subsidi Bantul baru sekitar 70% hingga September 2026. Penebusan diperkirakan meningkat saat musim tanam akhir tahun.
Changan mulai menyerahkan Nevo Q05 kepada konsumen Indonesia. SUV listrik ini mencatat lebih dari 1.000 SPK dan dibanderol mulai Rp349 juta.
Cleberson menyebut dukungan suporter menjadi kekuatan PSS Sleman saat menghadapi Dewa United di Banten International Stadium.
Kemenkeu mengungkap perkembangan pengalihan saham PSBI dan pembayaran utang Whoosh yang kini memasuki tahap finalisasi.
MTQ Nasional XXXI 2026 di Jawa Tengah berakhir dengan Jateng meraih peringkat kedua. Taj Yasin mendorong pembinaan Al-Qur’an berkelanjutan.