Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Novrian Arbi
Harianjogja.com, JOGJA-Pemda DIY bersama Kementerian Pekerjaan Umum, dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI berencana menggunakan eks Hotel Mutiara I dan II untuk dijadikan sebagai rumah sakit darurat atau rumah sakit lapangan khusus Covid-19.
“Ini ada bangunan [esk Hotel Mutiara 1 dan II], yang kami harapkan juga bisa segera diselesaikan oleh Kementerian PUPR dan hari ini juga sudah dilakukan peninjauan. Semoga bisa segera diselesaikan,” kata Sultan, dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan PPKM Level 3 dan 4 Jawa-Bali melalui daring yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, di Kompleks Kepatihan, Sabtu (31/7/2021).
Sultan mengatakan penambahan rumah sakit lapangan diperlukan karena persentase tempat tidur untuk pasien Covid-19 masih rendah yaitu 32,3%. Sultan mengaku sedang berusaha terus meningkatkan persentase tempat tidur pasien Covid-19 di semua rumah sakit rujukan khusus Covid-19 melalui SK Gubernur DIY.
Namun Sultan juga meminta rumah sakit rujukan di bawah naungan Kementerian Kesehatan juga menaikkan persentase tempat tidur khusus Covid-19, “Karena rilnya, persentase tempat tidur yang untuk pasien Covid masih rendah yaitu 32,3%, ungkap Sri Sultan.
Sultan menjelaskan, dengan dinaikkannya persentase tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan yang ditetapkan Kemenkes RI, diharapkan pasien yang menjalankan isolasi mandiri dengan keadaan sedang dan berat bisa segera dirujuk ke rumah sakit.
Terkait upaya menekan angka kematian pasien isolasi mandiri, Sultan mengatakan, sudah dimulai upaya penjemputan pasien isolasi mandiri untuk dipindahkan ke selter terpadu. Meskipun memang upaya ini belum dilakukan di seluruh kabupaten dan kota di DIY.
BACA JUGA: Luhut Berpesan agar Anak Muda Banyak Belajar dari Negara Maju, tapi Jangan Lupa Pulang
Selain itu, dalam rapat tersebut, Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat juga menyampaikan bahwa DIY berupaya memperbaiki kondisi sosial dan ekonomi masyarakat tetap stabil, salah satunya dengan memberikan bantuan langsung tunai terutama untuk pedagang kaki lima (PKL). Namun bantuan langsung itu sulit direalisasikan cepat karena perlu pendataan by name dan by adress, sehingga upayanya adalah melalui koperasi.
Diharapkan bantuan koperasi untuk permodalan para PKL sudah direalisasikan pada Senin pekan ini, “Harapannya uang itu bisa menambah modal bagi kelompok PKL hal seperti ini kita lakukan. Total ada 116 koperasi yang mendapat bantuan,” kata Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ledakan stasiun gas di Ras Laffan Qatar menewaskan 13 orang dan melukai 66 lainnya. Pemerintah pastikan bukan sabotase.
Kejari Sleman tahan anggota DPRD RA kasus korupsi hibah pariwisata 2020 dengan kerugian negara Rp10,95 miliar.
Munas NU 2026 bahas pengelolaan tambang. PBNU tetapkan aset 100% milik organisasi dan tekankan tata kelola berkelanjutan.
Sebanyak 12 tim dari 12 kota bersaing di MLSC All-Stars 2026 Kudus, ajang pembinaan sepak bola putri usia dini Indonesia.
Pemerintah targetkan 80% sampah tertangani 2029 lewat PSEL dan pemilahan dari sumber, dorong perubahan perilaku masyarakat.