Maggot Masayu di Bantul Ubah Sisa Dapur Jadi Kas Warga
Warga Kembangputihan, Bantul, mengolah sisa dapur menjadi pakan maggot. Hasil penjualan maggot dimasukkan ke kas untuk kegiatan warga.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bantul pada Januari 2026 menelan 10 korban jiwa dan ratusan luka-luka, memicu perhatian serius aparat kepolisian.
Selama periode 1–25 Januari 2026, tercatat 140 insiden kecelakaan di berbagai ruas jalan Kabupaten Bantul. Dari jumlah tersebut, 176 orang mengalami luka-luka dengan kerugian materiil mencapai Rp95,65 juta, menurut Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Senin (26/1/2026).
Rita menegaskan, faktor utama penyebab kecelakaan masih didominasi oleh kelalaian pengendara, seperti berkendara dengan kecepatan tinggi tanpa kewaspadaan. “Secara teori, faktor manusia memang lebih tinggi. Kebut-kebutan di jalan sempit atau tikungan bergelombang memicu lepas kendali,” jelasnya.
Selain kelalaian pengendara, kondisi jalan dan kelaikan kendaraan juga menjadi faktor penentu. Aparat kepolisian menyoroti lampu kendaraan yang tidak berfungsi, rem kurang optimal, serta penggunaan helm non-SNI sebagai pemicu kecelakaan yang kerap terjadi.
Polres Bantul mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan berlalu lintas, menghindari ponsel saat berkendara, tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk, dan menjauhi alkohol sebelum mengemudi. “Mari jadikan jalan raya tempat aman, bukan lokasi tragedi,” pungkas Rita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Kembangputihan, Bantul, mengolah sisa dapur menjadi pakan maggot. Hasil penjualan maggot dimasukkan ke kas untuk kegiatan warga.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.