Irigasi Jadi Perhatian, DPRD Kulon Progo Soroti Produktivitas Petani

Kiki Luqman
Kiki Luqman Minggu, 01 November 2026 19:37 WIB
Irigasi Jadi Perhatian, DPRD Kulon Progo Soroti Produktivitas Petani

Foto ilustrasi irigasi pertanian / foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT

Harianjogja.com, KULON PROGO—Anggota DPRD Kulon Progo, Angga Pratama, mendorong pemerintah daerah meningkatkan perhatian terhadap pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi. Infrastruktur pengairan dinilai berperan penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan mendukung produktivitas petani.

Menurut Angga, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan dan kemampuan petani dalam mengelola tanaman. Kelancaran distribusi air melalui jaringan irigasi juga menjadi faktor penting, terutama saat musim kemarau.

Saluran irigasi yang berfungsi optimal dapat membantu memenuhi kebutuhan air tanaman. Sebaliknya, kerusakan jaringan maupun distribusi air yang tidak lancar berpotensi mengganggu jadwal tanam dan berdampak terhadap hasil pertanian.

"Infrastruktur pertanian harus mendapatkan perhatian yang seimbang. Kita ingin petani di Kulon Progo bisa bekerja dengan lebih mudah dan memiliki kepastian terhadap ketersediaan sarana pendukung. Irigasi yang baik akan membantu menjaga produktivitas pertanian," katanya Minggu (1/11).

Angga menilai pembangunan infrastruktur pertanian perlu menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, perhatian pemerintah tidak cukup hanya diarahkan pada pembangunan jalan, tetapi juga harus mencakup fasilitas yang mendukung mata pencaharian masyarakat, termasuk sektor pertanian.

Perbaikan dan Pemeliharaan Irigasi

Dia mengatakan perbaikan jaringan irigasi perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pemerintah daerah perlu memetakan saluran yang rusak, lokasi yang membutuhkan rehabilitasi, serta kawasan pertanian yang masih mengalami kendala pengairan.

Selain pembangunan dan rehabilitasi, pemeliharaan jaringan yang sudah tersedia juga perlu dilakukan secara berkala. Saluran yang tersumbat, mengalami pendangkalan, maupun kerusakan harus segera ditangani agar distribusi air tidak terganggu.

Angga turut menekankan perlunya koordinasi antara pemerintah daerah, kelompok tani, dan pihak terkait. Petani sebagai pengguna jaringan irigasi sehari-hari dinilai memiliki informasi penting mengenai kondisi serta persoalan pengairan di wilayah masing-masing.

"Jangan sampai infrastruktur sudah dibangun, tetapi tidak dirawat dengan baik. Pemeliharaan harus menjadi perhatian bersama supaya anggaran pembangunan benar-benar memberikan manfaat dalam jangka panjang," lanjutnya.

Infrastruktur Pertanian Dukung Ekonomi Daerah

Menurut Angga, ketersediaan infrastruktur pertanian yang memadai juga berpengaruh terhadap perekonomian daerah. Ketika produktivitas pertanian dapat dipertahankan, pendapatan petani diharapkan meningkat dan kegiatan ekonomi di kawasan perdesaan turut berkembang.

Politisi PPP tersebut berharap perhatian terhadap jaringan irigasi berjalan beriringan dengan peningkatan sarana pertanian lainnya. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, potensi sektor pertanian Kulon Progo diharapkan dapat terus dikembangkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online