Kulon Progo Targetkan Pengangguran Turun hingga 1,90% pada 2027

Kiki Luqman
Kiki Luqman Jum'at, 30 Oktober 2026 16:57 WIB
Kulon Progo Targetkan Pengangguran Turun hingga 1,90% pada 2027

Ilustrasi pekerja Kulon Progo yang bekerja di wilayah Kota Jogja./harian Jogja-Kiki Luqman\r\n

Harianjogja.com, KULON PROGO—Pemkab Kulon Progo menargetkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) berada di kisaran 1,90%-2,45% pada 2027. Untuk mencapai sasaran tersebut, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah program perluasan kesempatan kerja, mulai dari pelatihan keterampilan hingga bursa kerja.

Target tersebut tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kulon Progo mengarahkan programnya untuk mempertemukan keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan dan dunia usaha.

Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnaker Kulon Progo, Hardjanto, mengatakan sejumlah program telah disiapkan untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Program tersebut mencakup pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), penyelenggaraan bursa kerja atau job fair, serta program padat karya.

"Pelatihan di BLK disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, job fair, padat karya," kata Hardjanto saat dikonfirmasi, Jumat (30/10).

Pelatihan BLK Disesuaikan Kebutuhan Perusahaan
Pelatihan di BLK menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan keterampilan pencari kerja. Materi pelatihan akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja agar kemampuan peserta lebih relevan dengan kualifikasi yang dicari perusahaan maupun pelaku usaha.

Selain pelatihan, Disnaker juga mengandalkan job fair untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengakses informasi lowongan dan mencari pekerjaan sesuai kemampuan serta kualifikasi masing-masing.

Program padat karya turut menjadi bagian dari strategi penanganan pengangguran. Kegiatan tersebut diharapkan membuka kesempatan bekerja bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan di lingkungan setempat.

Pekerja Muda Berharap Bisa Bekerja Dekat Rumah
Target penurunan pengangguran di Kulon Progo juga menjadi perhatian masyarakat, terutama pekerja muda yang selama ini harus mencari nafkah ke luar daerah. Salah satunya Hendra Adi, warga Kulon Progo yang bekerja di wilayah Kota Jogja.

Hendra berharap rencana pemerintah daerah dapat direalisasikan sehingga semakin banyak kesempatan kerja tersedia di wilayah Kulon Progo. Menurut dia, lapangan kerja yang lebih dekat dengan tempat tinggal akan membantu anak muda mengurangi waktu dan biaya perjalanan.

"Ya semoga rencana itu bisa terealisasi, selain itu semoga banyak juga pemuda tidak lagi kerja ngelaju. Soalnya selama ini banyak pemuda sini itu yang kerjanya di kota. Sedangkan jarak tempuhnya bisa sampai 45 menit sampai 1 jam, sayang di ongkos dan biaya lainnya," ujarnya.

Dia menilai bekerja di sekitar tempat tinggal dapat membantu masyarakat menghemat pengeluaran sehari-hari. Terlebih, kondisi ekonomi yang belum mudah membuat biaya transportasi menjadi salah satu beban pekerja.

"Ekonominya lagi sulit mas, jadi kalau bisa dapat penghasilan di dekat rumah yang enak juga, hemat BBM," tambahnya.

Menurut Hendra, lokasi pekerjaan yang lebih dekat tidak hanya mengurangi biaya bahan bakar. Waktu yang biasanya digunakan untuk perjalanan juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain.

Perluasan lapangan kerja di Kulon Progo karena itu tidak hanya berkaitan dengan pencapaian target pembangunan daerah. Ketersediaan pekerjaan di sekitar tempat tinggal juga dapat membantu masyarakat memperoleh penghasilan dengan beban perjalanan yang lebih ringan.

Melalui pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja, job fair, dan program padat karya, Pemkab Kulon Progo menargetkan kesempatan kerja semakin terbuka bagi masyarakat. Program-program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online