Ratusan Pemuda Kota Magelang Dibekali Jadi Penggerak Potensi Daerah
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Unggahan informasi penjualan SPBU Monjali di grup facebook. /Ist-tangkapan layar
Harianjogja.com, JOGJA— Sebuah unggahan tentang penjualan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menghebohkan media sosial. SPBU Monjali yang berada di kawasan strategis di Jogja, diinformasikan bahwa sedang ditawarkan untuk dijual.
Informasi penjualan ini diperoleh dari unggahan di media sosial Facebook. Terdapat sedikitnya tiga unggahan penawaran penjualan SPBU Monjali yang terletak di Jl. Monjali, 78C, Gemawang, Sinduadi, Mlati, Sleman tersebut.
Dalam penawaran yang diunggah oleh akun bernama Vinna Anggraeni di grup facebook Bursa Aneka Sleman, disebutkan bahwa SPBU Monjali Jogja dijual seharga Rp45 miliar. Harga tersebut masih bisa dinegosiasikan.
Dalam keterangannya disebutkan bahwa total tanah SHM luas 1.628 meter persegi, bangunan 1 lantai luas 260 meter persegi dan 2 lantai luas 130 meter persegi. Untuk unit SPBU ada 4 tanki pendam (TP), 1 TP Solar kap 30 KL, 1 TP Premium kap 30 KL, 1 TP Pertamax kap 15 KL dan 1 TP Pertalite kap 30 KL. Mesin pompa 5 unit, kios oli, kantor, musala, toilet genset, dan lainnya.
Adapun untuk unit kompersil ada kios, ATM Danamon dan BRI, kios Nitrogen, Gas LPG 12 kg 10 tabung & 3 kg 100 tabung.
SPBU tersebut juga telah memiliki omzet per hari dengan rincian Pertalite 13.570 liter, Bio Solar 1.900 liter dan Pertamax 4.250 liter atau sekitar senilai total Rp190 jutaan.
Penjual juga menyertakan nilai lebih dari SPBU Monjali yakni dekat dengan RS Sarjito, dekat dengan kampus UGM, dekat dengan SMKN 2 Yogyakarta, Dekat dengan RS Sakinah Idaman, dekat dengan Hotel Tentrem NB. Bahkan penjual menyebutkan SPBU ini sudah berjalan tinggal meneruskan saja. Adapun alasan mau dijual adalah karena akan turun waris
Dua akun lain yang juga menawarkan SPBU tersebut bernama Firgiawan Listanto dan Affan Putra Rachmat. Secara umum, penawaran dan informasi yang diberikan oleh tiga akun tersebut sama, yakni menjual SPBU Monjali seharga Rp45 miliar. Namun, ada beberapa perincian yang berbeda yang disertakan setiap akun.
Misalnya, Akun Firgiawan Listanto menyebutkan untuk mesin / despenser terdiri 5 pompa dorong merek tatsuno , 4 Nozzle Premium , 4 Nozzle Pertamax, 2 Nozzle Bio Solar, 4 Nozzle Pertalite.
Postingan penawaran itu sedianya sudah diunggah dua pekan lebih, namun baru menjadi viral setelah dibagikan oleh akun instagram @merapi_uncover pada Jumat (6/8/2021). Postingan itu langsung menarik perhatian warganet.
Macam-macam komentar muncul, namun kebanyakan adalah komentar kocak.
"Aku wes nyicil tuku iki, sedino seliter seliter," tulis sundarienny.
"Tukar tambah karo pertamini kon tombok piro lur?, cod tengah2??," tulis outchild.
"@italadiana yo mbak patungan, aku wis nduwe 20k, turahan e kowe ya," tambah hana.rahmaa.
Itulah respon warganet terkait informasi penjualan SPBU Monjali. Bagaimana menurut Anda, apakah Anda berminat juga?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 197 pemuda dari 17 kelurahan di Kota Magelang dibekali menjadi Local Champion untuk mengembangkan wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 7 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 7 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
FSMR ISI Jogja mengembangkan ARTI untuk menghimpun, mengelola, melestarikan, dan menyebarluaskan karya seni digital dosen serta mahasiswa.
BPS mencatat IPM DIY 2026 mencapai 83,43 atau tumbuh 1,15%. Kota Jogja mencatat nilai tertinggi sebesar 90,28.
FIPGB menyoroti pembatasan gas oleh PGN yang dinilai membuat industri tak sepenuhnya menikmati harga LNG US$13 per MMBTU hingga akhir 2026.