Bantul Peroleh 310 Vial Moderna untuk Vaksinasi 4.300 Nakes

Pelaksanaan vaksinasi massal di Grha Pradipta Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Bantul, Senin (15/2/2021). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
08 Agustus 2021 10:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak 4.340 tenaga kesehatan (nakes) di Bantul dipastikan mendapatkan suntikan booster vaksin Moderna. Hal ini menyusul diberikannya kuota sebanyak 310 vial vaksin Moderna dari Pemda DIY ke Pemkab Bantul.

"Jadi Moderna ini berbeda dengan vaksin lainnya. Satu vial untuk 14 orang. Dan semoga pekan ini kami sudah bisa melakukan vaksinasi," kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular, ditemui di Gedung Parasamya, Komplek Pemkab Bantul, Minggu (8/8/2021).

BACA JUGA : Vaksin Moderna Segera Tiba di Bantul

Menurut Abed, saat ini pendataan terhadap nakes yang akan mendapatkan booster telah dilakukan pihaknya. Dari pendataan ada sebanyak 7.465 nakes yang telah divaksin dosis kedua dan berhak mendapatkan booster. Selain itu telah dilakukan pendataan dalam pakta integritas.

"Nah pakta integritas ini saat ini menunggu acc dari provinsi. Karena yang menentukan dan mengesahkan kan provinsi," papar Abed.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharja mengatakan telah menyiapkan alternatif rantai beku (cold chain) untuk penyimpanan vaksin Moderna.

“Memang butuh cold chain khusus dan harus disimpan di suhu minus 20 derajat. Tapi, kami siapkan alternatifnya, yakni menggunakan cold chain yang ada yang memiliki suhu antara 2 sampai 8 derajat. Otomatis, nantinya vaksin yang sudah datang dalam waktu sebulan harus sudah habis,” kata Agus.

BACA JUGA : Amerika Serikat Kirim Lagi 3,5 Juta Vaksin Moderna

Menurut Agus, saat ini pihaknya memang menunggu kedatangan vaksin Moderna yang akan difungsikan sebagai booster untuk 7.000 nakes di Bantul. Sebab, para nakes ini sangat rentan terpapar Covid-19 dan butuh segera diberikan vaksin Moderna. “Jadi harus segera. Teman-teman juga saat ini sudah menunggu,” jelasnya.