Merapi Muntahkan Awan Panas 5 Kali & 27 Guguran Lava, Jarak Luncur Capai 3 Kilometer

Luncuran awan panas guguran Merapi yang terjadi pukul 04.22 WIB, Minggu (8/8/2021). - Twitter @BPPTKG.
08 Agustus 2021 08:17 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Gunung Merapi terus menunjukkan peningkatan aktivitasnya. Pada Minggu (8/8/2021) dinihari, gunung teraktif di dunia ini meluncurkan lima kali awan panas dan 27 kali guguran lava pijar.

Berdasarkan laporan harian BPPTKG periode pengamatan pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB, cuaca sekitar Merapi tampak cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 13-20 °C, kelembaban udara 68-90 %, dan tekanan udara 628-719 mmHg. Adapun secara visual gunung jelas, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 m di atas puncak kawah.

BACA JUGA : Gunung Merapi Bergejolak Dalam 2 Hari Ini 

“Periode ini teramati lima kali awan panas guguran dengan jarak luncur 1.100 -3.000 meter mengarah ke barat daya. Selain itu terpantau 27 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur 500 - 2.000 meter ke arah barat daya,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Minggu (8/8/2021).

Luncuran awan panas guguran guguran itu antara lain pukul 02.32 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 36 mm dan durasi 104 detik, jarak luncur 1.100 m ke arah barat daya.

Kemudian terjadi pada pukul 04.20 WIB, tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 mm dan durasi 180 detik, berjarak luncur 2.000 m ke arah barat daya. Serta terjadi pada pukul 4.58 WIB dengan amplitudo maksimal 20 mm dengan durasi 222 detik. Jarak luncur terjauh sekitar 3.000 meter ke arah barat daya (Kali Bebeng). Ketiga visual pemantauan awan panas ini diunggah melalaui akun twitter resmi BPPTKG.

BACA JUGA : Pagi Ini, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas

“Terjadi rangkaian awanpanas guguran #Merapi tanggal 8 Agustus 2021 pukul 4.58 WIB dengan amplitudo maksimal 20 mm dengan durasi 222 detik. Jarak luncur  terjauh ±3.000 m ke arah barat daya (Kali Bebeng). Angin bertiup ke barat. Teramati kolom asap setinggi 1.000 m di atas puncak.,” tulis akun @BPPTKG.