Satgas Covid-19 Pusat Evaluasi Pelaksanaan Duta Perubahan Perilaku di Sleman

Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun. - Antara
28 Agustus 2021 16:07 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Satuan Tugas atau Satgas Covid 19 Pusat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) internal terhadap pelaksanaan kegiatan pelaporan Duta Perubahan Perilaku di Kabupaten Sleman, Sabtu (28/8/2021). Tim diterima langsung oleh Bupati Sleman di Kantor Sekretariat Daerah.

Seno Wahyu Santoso selaku perwakilan Satgas Covid 19 Pusat mengatakan saat ini pemerintah melibatkan duta perubahan perilaku di 34 provinsi dan 429 Kabupaten/kota. Duta perubahan perilaku ini lebih berperan pada pencegahan covid 19 dengan program perubahan perilaku yang bisa mencegah penyebaran covid.

“Kunjungan ke lapangan ini untuk melihat keadaan yang sebenarnya terkait peran duta perubahan perilaku,” jelas Seno, Sabtu.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Pemkab Sleman saat ini memiliki 119 duta perubahan perilaku yang tersebar di 17 kapanewon. Duta perubahan perilaku merupakan orang yang menjadi teladan bagi masyarakat sekitarnya dalam menerapkan protokol kesehatan serta melakukan sosialisasi dan edukasi perubahan perilaku di desa atau kalurahan.

“Duta perubahan perilaku di Kabupaten Sleman ini memiliki tugas harian sosialisasi pada keluarga, tokoh agama dan masyarakat, toko, warung, tempat wisata dan lainnya dalam rangka mewujudkan perubahan perilaku masyarakat mencegah penyebaran covid 19,” kata Kustini.

Sesuai dengan Inmendagri No. 34/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, Pemkab Sleman telah menindaklanjuti hal tersebut dengan mengeluarkan Instruksi Bupati Sleman No. 24/INSTR/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Sleman.

Pemkab Sleman telah melaksanakan berbagai upaya untuk menekan angka sebaran Covid-19 yang sempat melonjak beberapa waktu terakhir. Selain itu Pemkab Sleman juga terus melakukan evaluasi yang memiliki tujuan untuk perbaikan dan penguatan lagi komunikasi antar pihak terkait di semua lapisan masyarakat. “Pemkab Sleman juga terus memaksimalkan Testing, Tracing dan Treatment (3T) dalam penanganan kasus positif COVID-19,” jelas Kustini.

Pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat juga terus dilaksanakan. Pemerintah Kabupaten Sleman bekerja sama dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan vaksinasi. Menurut Kustini, berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) hingga 17 Agustus 2021 Vaksinasi tahap pertama yang telah diberikan kepada masyarakat Sleman berjumlah 379.000 lebih atau 43,2% dari target yang telah ditetapkan yaitu 878.000 jiwa. Untuk vaksih tahap ke dua sudah diberikan kepada 173.000 masyarakat atau 19,8% dari target.