Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Pengendara mobil tidak berani mendahului pesepeda yang ternyata adalah Buya Syafii Maarif. /Ist-tangkapan layar twitter
Harianjogja.com, SLEMAN- Sebuah video beredar di media sosial twitter tentang seorang pengemudi mobil yang berada di belakang pengendara sepeda ontel. Namun, pengemudi mobil tidak berani menyalip pesepeda tersebut.
Pengunggah video tersebut bernama Budhi Hermanto menyebutkan peristiwa itu terjadi di Perumahan Nogotirto, Godean, Sleman.
Video tersebut tampak diambil dari dalam mobil yang berada di belakang pesepeda. Bukannya menyalip, Budhi Hermanto merekam sosok yang bersepeda tersebut.
Ia juga mengungkap tidak berani menyalip pesepeda tersebut. Ia bahkan mendoakan pesepeda tersebut.
"Saya tak berani menyalip pengendara sepeda bertopi merah ini, ketemu di kompleks Perumahan Nogotirto, semoga beliau selalu diberi kesehatan, berkah," tulisnya, dalam unggahan Senin (30/8/2021) malam.
Jawabannya ternyata ada di komentar warganet. Sejumlah warganet menyebutkan bahwa pesepeda tersebut adalah Profesor Dr H Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii.
"Iya beliau Buya Ahmad Syafii Maarif, tadi ada teman2 yg nanya. Terimakasih atas doa nya kawan-kawan, semoga Buya Maarif senantiasa sehat, diberi umur panjang oleh-Nya. Sebagai lentera utk kita, pun bangsa ini. Amiiin," tulis Budhi Hermanto dalam tweet balasannya.
Buya Syafii adalah seorang ulama dan cendekiawan Indonesia. Ia pernah menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Presiden World Conference on Religion for Peace (WCRP) dan pendiri Maarif Institute.
Sejumlah warganet kemudian berbagi komentar tentang kesannya terhadap Buya Syafii. Mayoritas warganet mengungkap tentang keramahan dan kesederhanaan Buya.
"Ingat saat mengundang beliau menjadi pembicara IKMAMMM di Muallimaat, sehbs acra tdk berkenn di antr mobil, maunya naik taxi br g ngrepotin. Krn jarak ke jl raya sy kira ckp melelahkan bg beliau. Sy pinjam motor peserta utk boncengin beliau sambil hujan2 mnju jl raya.," tulis @majidhimawan.
"Masih sangat ingat di sebuah sore, ketika mendapati Buya sedang menunggu kereta commuter line arah Bogor di peron stasiun Tebet. Nampak beliau merasa biasa saja, tak ada sikap "seorang bintang". Hormat saya untuk beliau...," tambah @almaujudy.
Unggahan tersebut juga mendapatkan respon dari putri Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yakni Alissa Wahid. Alissa Wahid mengaku terharu melihat video Buya Syafii bersepeda.
"Semoga Buya Syafii Maarif selalu sehat wal afiyat.
Aduh saya mbrebes mili. Beliau panutan saya dalam banyak hal..," tulis @AlissaWahid dalam komentarnya.
Saya gak berani menyalip pengendara sepeda bertopi merah ini, ketemu di kompleks perumahan nogotirto, semoga beliau selalu diberi kesehatan, berkah. pic.twitter.com/GJrnvip4Et
— Budhi Hermanto (@budhihermanto) August 30, 2021
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Megawati Soekarnoputri dan Dubes Kuwait membahas konflik Timur Tengah, Palestina, hingga stabilitas Selat Hormuz di Jakarta.
Siapa sangka kotoran ayam yang selama ini sering dianggap limbah meresahkan ternyata bisa jadi aset berharga
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.