Banjir Rob Pati Rendam 73 Rumah dan 85 Hektare Tambak
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, mulai awal Oktober 2021, seiring tingginya capaian vaksinasi pelajar yang mencapai 95 persen.
"Kami memberikan izin bagi sekolah yang sudah terverifikasi dan memenuhi syarat untuk menggelar pembelajaran tatap muka, khususnya sekolah menengah pertama (SMP)," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo Arif Prastowo di Kulonprogo, Minggu (26/9/2021).
Ia mengatakan disdikpora terus melakukan berbagai persiapan dan pengawassan untuk mendukung terselenggaranya kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM), termasuk upaya vaksinasi kepada murid dan guru di Kulon Progo yang telah mencapai angka 95 persen.
"Kesiapan ini terdiri dari dua hal. Kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh setiap sekolah, baik SD maupun SMP. Kemudian, kesiapan standar operasional prosedur (SOP) terkait dengan protokol pencegahan penularan COVID-19," katanya.
BACA JUGA: Kasus Covid-19 di Sleman Melandai, 3 Tempat Isolasi Terpusat Ditutup
Namun demikian, lanjut Arif, kesiapan pelaksanaan PTM tingkat sekolah dasar (SD) maupun PAUD, selain SMP, juga menjadi fokus dari disdikpora karena belum semua siswa PAUD sampai dengan SD menerima suntikan vaksin COVID-19.
"Sebagian besar muridnya belum mendapatkan vaksinasi COVID-19. Untuk SD, beberapa muridnya, khususnya kelas enam, sudah mendapatkan vaksinasi COVID-19. Kami juga menekankan ke pihak sekolah jika PTM digelar secara terbatas," kata Arif.
Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan vaksin bagi pelajar di daerah itu sudah tercapai 95 persen. Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) masih terus dievaluasi seiring perkembangan penambahan kasus COVID-19 di wilayah sekolah berada.
"Kami mengingatkankan bahwa PTM bukan merupakan keputusan final, PTM tetap dilaksanakan, tetapi ada evaluasi secara bertahap," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banjir rob di Kecamatan Tayu, Pati, merendam 73 rumah dan 85 hektare tambak. Sebanyak 127 KK terdampak akibat tanggul laut yang jebol.
Kementerian Pariwisata mengusulkan bebas visa bagi tujuh kelompok wisatawan berdasarkan jumlah kunjungan, belanja wisata, dan keberlanjutan pasar.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Apindo menilai DSI dapat memperkuat pengawasan ekspor dan menekan praktik under invoicing tanpa menambah beban administratif pelaku usaha.
Wakil Gubernur DIY Paku Alam X mengusulkan seluruh jamaah haji DIY menggunakan e-paspor untuk mempercepat layanan imigrasi dan meningkatkan kenyamanan.
Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian pada kasus penyekapan di Bandung dan meminta proses hukum berjalan tegas sesuai aturan berlaku.