Ini 6 Kecamatan di Kulonprogo yang Bakal Terkena Tol Jogja-YIA

Ilustrasi. - Freepik
28 September 2021 22:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pembangunan jalan tol Jogja-Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo akan melintasi enam kecamatan atau kapanewon.

Pembebasan lahan tol Jogja sampai dengan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo ditargetkan dimulai pada awal tahun 2022. Saat ini, progres pembangunan tol dari Jogja sampai dengan YIA baru berada di tahap penerbitan izin penetapan lokasi (IPL) dari Pemda DIY.

Corporate Communication PT Jogjasolo Margo Makmur Ahmad Izzi mengatakan jawatannya juga tengah fokus menyiapkan izin lingkungan terkait dengan pembangunan jalur tol Jogja sampai dengan Bandara YIA di Kulonprogo.

"Jika sejumlah izin tadi sudah diperoleh, kami ingin segera mulai tahap pembebasan lahan sesuai dengan target kami yakni di awal 2022. Saat pembebasan lahan berjalan nantinya diiringi dengan tahap pembangunan. Itu rencana kerja kami," kata Izzi saat talkshow yang digelar Harian Jogja bekerja sama dengan Pemkab Kulonprogo, Selasa (28/9/2021).

BACA JUGA: Jangan Diam, Ini Cara Mengatasi Stres Saat Bekerja

Dikatakan Izzi, sebanyak enam kapanewon yang berada di wilayah kabupaten Kulonprogo bakal menjadi titik lokasi dilewatinya jalan tol. Enam kapanewon tersebut terdiri dari Sentolo, Pengasih, Wates, Kokap, Temon, dan Nanggulan.

"Dari enam kapanewon ada 15 kalurahan yang menjadi titik lokasi dilewatinya jalan tol. Titik lokasi tol sudah kami petakan melalui izin penetapan lokasi tadi ke pak Gubernur DIY. Izin kami sedang berproses di Pemda DIY. Harapan kami izin tersebut terbit sehingga kami bisa melakukan kegiatan pembebasan lahan," terang Izzi.

Jalur tol Jogja sampai dengan Bandara YIA di Kulonprogo yang mempunyai panjang sekitar 30 kilometer juga rencananya memiliki tiga entry maupun exit. Rencananya, tiga wilayah akan menjadi titik entry exit. Mulai dari wilayah kapanewon Sentolo, Wates, dan Bandara YIA.

"Di sana akan ada simpang susun. Penentuan titik melalui kaidah kaidah teknis yang harus terpenuhi. Jika memang harus melewati pemukiman padat ya harus dilakukan. Namun, sebisa mungkin kita menghindari wilayah permukiman padat penduduk," terang Izzi.

Pembangunan tol di wilayah Jogja sampai dengan Bandara YIA di Kulonprogo ditargetkan rampung pada 2024 mendatang. PT Jogjasolo Margo Makmur sebagai badan usaha jalan tol (BUJT) membagi tiga seksi pembangunan tol Solo-Jogja-Bandara YIA.

"Jalur tol tersebut sepanjang 97 kilometer tersebut menjadi tiga seksi. Seksi pertama dari Solo sampai dengan Purwomartani, Kalasan, Sleman. Seksi kedua Purwomartani sampai dengan junction Sleman. Kemudian, seksi tiga dari Wates sampai dengan Bandara YIA," ujar Izzi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kulonprogo Triyono mengatakan tiga entry exit tol di wilayah Kulonprogo mempunyai latar belakang tersendiri. Entry exit tol di wilayah Kulonprogo pertama di Sentolo harapannya mampu menggerakkan kawasan industri.

Sedangkan, entry exit kedua yakni di Wates harapannya mampu menggerakkan roda perekonomian di pusat kota Wates. Kemudian, entry exit tol di Bandara YIA yakni bertujuan agar masyarakat mampu mengakses YIA dengan mudah.