Pengumuman SNBP Dibuka, Ribuan Orang Berebut Kursi di Untidar
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Bunga tabebuya di depan Kelenteng Gondomanan bermekaran. /Ist- twitter @bestewens
Harianjogja.com, JOGJA- Pada awal Oktober 2021 ini, ada pemandangan indah bagi Anda yang biasa melintasi kawasan Gondomanan Kota Jogja, tepatnya di Jl. Brigjen Katamso.
Di tepi jalan, tepatnya di depan Kelenteng Gondomanan, bunga-bunga bermekaran di atas pepohonan yang banyak ditanam di jalan tersebut. Di setiap pohon, nyaris semua pucuknya dipenuhi bunga. Ada yang berwarna putih, ada pula yang merah muda.
Keindahan bunga-bunga tersebut dibagikan oleh warganet di twitter dengan nama akun @bestewens. Ia mengunggah empat foto cantiknya bunga-bunga bermekaran di depan Kelenteng Gondomanan.
"Bunga-bunga di depan Klenteng Gondomanan sedang bermekaran, seperti musim semi," tulisnya, dalam unggahan pada Minggu (3/10/2021).
Bunga-bunga tersebut adalah bunga tabebuya. Dikutip dari wikipedia, Tabebuya (Handroanthus chrysotrichus) adalah sejenis tanaman yang berasal dari negara Brasil dan termasuk jenis pohon besar. Seringkali tanaman ini dikira sebagai tanaman Sakura oleh kebanyakan orang, karena bila berbunga bentuknya mirip seperti bunga sakura. Namun kedua tanaman ini sebenarnya tidak berkerabat.
Tabebuya sudah dijadikan tanaman peneduh jalan raya di Surabaya, Batu, Magelang, Malang, Purwokerto, Kediri, Karanganyar dan kota-kota lainnya. Namun, di Jogja, bunga ini belum banyak ditanam.
Setiap akhir September atau awal Oktober, pohon tabebuya akan berbunga. Kecantikan bunga-bunga tabebuya yang menghiasi kota-kota tersebut menjadi viral di media sosial.
Rupanya, warganet berharap agar bunga tabebuya lebih banyak ditanam di Jogja. Hal ini tampak dari komentar warganet saat foto-foto indahnya bunga tabebuya yang diunggah oleh @bestewens itu dibagikan ulang oleh akun @JogjaUpdate.
"Perbanyak tabebuya neng jogja @PemkotJogja," tulis akun @AndhiSukuri1929 sambil menyebut akun instagram resmi Pemkot Jogja.
"Kembang2 ginian banyak yang hilang di Jogja. Apalagi dulu, Tugu ke selatan banyak bunga2nya, terus itu jalan kenari juga bunga2annya pada ilang." tulis @PanggilsayaCay.
"Jogja rasa jepang, yuk ramaikan yuk," tambah @zumha_.
Nah, itulah harapan warganet untuk keindahan Kota Jogja. Bagaimana menurut Anda?
Bunga-bunga di depan Klenteng Gondomanan sedang bermekaran, seperti musim semi @bestewens
— jogjaupdate.com (@JogjaUpdate) October 4, 2021
pic.twitter.com/wu366LOkyF
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil SNBP 2026 diumumkan, Untidar diserbu peminat. Persaingan ketat dengan ribuan pendaftar dan kursi terbatas.
Status siaga darurat kekeringan ditetapkan di Bantul dan Gunungkidul. Pakar UMY menjelaskan penyebab hingga langkah mitigasinya.
Penjualan mobil wholesales semester I 2026 naik 15,8% menjadi 436.564 unit. Gaikindo optimistis GIIAS 2026 mendorong pertumbuhan industri otomotif.
Pemkab Batang memprioritaskan pembangunan air bersih, sanitasi, dan permukiman untuk menekan kemiskinan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
BGN memastikan kualitas gizi Program MBG usai libur sekolah dengan menu berprotein hewani dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Lelang pembangunan gedung baru RSUD Sleman dipastikan mundur karena reviu DED belum selesai. Skema pinjaman juga bergeser ke 2027.