Munas Gapasdap IX Dibuka, Pengusaha Soroti Sejumlah Isu Angkutan Penyeberangan

Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (GAPASDAP) melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) Anggota IX yang dibuka pada Kamis (21/10 - 2021) malam/Ist
22 Oktober 2021 19:57 WIB Media Digital Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Bertempat di Hotel Royal Ambarrukmo, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (GAPASDAP) melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) Anggota IX yang dibuka pada Kamis (21/10/2021) malam.

Munas ini memiliki agenda utama yaitu pemilihan Ketua Umum Gapasdap periode 2021-2026 serta perumusan program kerja dengan tema "Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Nasional untuk Indonesia Pulih Indonesia Bangkit".

Ketua Umum Gapasdap periode 2016-2021 Khoiri Soetomo menuturkan ada sejumlah isu yang diharapkan bisa menjadi pemantik diskusi peserta dalam munas ini. Di antaranya masalah kondisi kepengusahaaan pada angkutan penyeberangan.

"Kemudian kondisi oversupply kapal angkutan penyeberangan terhadap ketersediaan dermaga maupun demand yang menyebabkan rendahnya utilitas kapal juga terjadi pada lintas penyeberangan dalam provinsi," ujar Khoiri dalam sambutannya.

Dampak dari pandemi Covid-19 ini juga akan dibahas dalam munas ini karena mempengaruhi sektor industri transportasi ini. "Kami juga berharap pemerintah lebih mempermudah prosedur perjalanan orang dalam menggunakan angkutan penyeberangan di banyak lintas penyeberangan," tuturnya.

Selain itu, poin penting lainnya juga berkaitan dengan perubahan tata kelola keselamatan pelayaran di angkutan sungai, danau, dan penyeberangan. Menurutnya, ada kebingungan tentang kelembagaan yang mengurus keselamatan pelayaran di sungai, danau, dan penyeberangan.

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Irjen Pol Budi Setiadi menyambut baik dengan digelarnya Munas Anggota GAPASDAP IX ini. Ia berharap agenda ini bisa menguatkan hubungan pemerintah dengan GAPASDAP untuk meningkatkan pelayanan dan mewujudkan wajah transportasi sungai, danau, dan penyeberangan agar menjadi lebih baik.

BACA JUGA: Ada Bantuan Mobil PCR dari Polri, Testing Corona di Gunungkidul Diperkuat

"Saya sampaikan ke asosiasi adanya opportunity yang baru, kita jangan melihat di penyeberangan saja, tapi berikutnya di sungai dan danau. Sejalan dengan harapan Pak Menhub untuk memperbaiki lintasan untuk kapal-kapal di sungai," terang Budi.

Acara Munas ini digelar secara hybrid dan rencananya akan dilaksanakan sampai 23 Oktober. Panitia mencatat ada 55 dari 81 perwakilan pengusaha yang hadir dalam Munas IX tersebut.