Advertisement

Ada Bantuan Mobil PCR dari Polri, Testing Corona di Gunungkidul Diperkuat

David Kurniawan
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 17:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Ada Bantuan Mobil PCR dari Polri, Testing Corona di Gunungkidul Diperkuat Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Jojon

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Penurunan kasus Covid-19 di Gunungkidul tidak menghalangi upaya testing guna menekan laju penularan. Hal ini tidak lepas dari adanya bantuan mobil PCR dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, mobil tes PCR dari Kapolri sudah diterima, namun hingga sekarang belum digunakan. Dia berdalih, pengoperasian membutuhkan koordinasi antar lembaga mulai antara pemkab, polres dan RSUD Wonosari. Koordinasi dibutuhkan untuk memastikan kelancaran pada saat fasilitas ini dioperasikan.

Advertisement

“Fasilitas ini untuk memperkuat testing di masyarakat sehingga laju penularan bisa ditekan,” katanya kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Menurut Dewi, keberadaan mobil PCR akan mempercepat upaya tracing, testing dan treatmen. Selama ini, lanjut dia, pengetesan membutuhkan waktu karena proses harus dikirim ke laboratorium. “Dengan adanya mobil PCR, maka hasilnya akan diketahui lebih cepat,” katanya.

Dia menambahkan, selain mempercepat keluarnya hasil, diperkirakan juga menambah rencana testing karena dapat lebih ditingkatkan. Diperkirakan dalam waktu satu minggu dapat menguji 700 sampel di seluruh Gunungkidul.

Baca juga: Pemkot Jogja Ancam Pengelola Parkir yang Tak Taat Aturan Satu Pintu untuk Bus Wisata

“Kasus memang turun, tapi upaya testing terus dilakukan untuk pencegahan,” katanya.

Paur Urkes Polres Gunungkidul, Penda I Ngatimin mengatakan, untuk pengoperasian masih membutuhkan pelatihan bagi petugas yang ditempatkan di mobil PCR. Rencananya, pelatikan dilaksanakan di RS Bhayangkara. “Harus dipersiapkan sehingga saat beroperasi dapat berjalan dengan lancar,” katanya.

Menurut dia, mobil PCR diproyeksikan mampu memeriksa 50 sampai 60 sampel setiap harinya. Meski demikian, ia kelancaran juga membutuhkan dukungan dari mesin pemeriksa sampel PCR-nya yang jumlahnya masih terbatas.

Advertisement

“Setidaknya butuh 12 reagen [pereaksi kimia] agar sampel bisa diolah. Untuk hasil tes bisa keluar hanya dalam waktu tiga sampai empat jam setelah sampel diambil,” katanya. 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Cek Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Juli 2022

Cek Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Juli 2022

Jogjapolitan | 6 hours ago
OPINI: Gaji ke-13 Anda Untuk APA?

OPINI: Gaji ke-13 Anda Untuk APA?

Jogjapolitan | 7 hours ago
Top 7 News Harianjogja.com 1 Juli 2022

Top 7 News Harianjogja.com 1 Juli 2022

Jogjapolitan | 7 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemerintah Siapkan Langkah Strategis Antisipasi Krisis Pangan Global

News
| Jum'at, 01 Juli 2022, 15:37 WIB

Advertisement

alt

Dieng Culture Festival 2022 Digelar September 2022

Wisata
| Jum'at, 01 Juli 2022, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement