Milad 109 Aisyiyah: PCA Ngampilan Hadirkan Kepedulian dan Perdamaian
Milad ke-109 Aisyiyah PCA Ngampilan di Jogja meneguhkan dakwah kemanusiaan, pemberdayaan perempuan, dan semangat perdamaian.
Pelaksanaan vaksinasi di Auditorium UPN Veteran Jogja, Senin (25/10/2021). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 1.400 orang mengikuti vaksinasi dosis kedua di Auditorium Kampus UPN Veteran Jogja, Senin (25/10/2021). Para peserta vaksinasi berasal dari kalangan penyandang disabilitas dan masyarakat umum serta mahasiswa dari luar daerah yang tinggal di Jogja.
Kegiatan vaksinasi ini digelar oleh startup asal Jogja, Koinku bekerja sama dengan Gerakan Kemanusiaan Republik Indonesia, Kampus UPN serta dinas terkait baik dari Sleman maupun Pemda DIY. Vaksinasi itu dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Sleman bidang Kesejahteraan Rakyat Mafilindita Nuraini, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UPN Veteran Susanta dan Kepala Bagian Bina Pemerintahan Kalurahan dan Kapanewon, Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Setda DIY, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara.
Chief Operating Officer Koinku Deasy menyatakan vaksinasi tersebut sebelumnya telah digelar pemberian dosis pertama beberapa waktu lalu di tempat yang sama. Pada kali ini diikuti sebanyak 1.400 orang dari berbagai kalangan terutama penyandang disabilitas dan mahasiswa dari luar DIY serta warga sekitar yang berada di Kalurahan Condongcatur dan Caturtunggal, Depok, Sleman. Melalui percepatan vaksinasi itu harapannya dapat memberikan sumbangsih terkait peningkatan kualitas kesehatan.
“Karena kita percaya Jogja punya keistimewaan terutama talenta muda kita, dengan vaksinasi dan kualitas kesehatan semakin baik maka akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia semakin lebih baik. Selain penyandang disabilitas ada masyarakat umum seperti warga sekitar,” katanya.
Deasy menilai sebagai salah satu startup lokal asal Jogja, ia memiliki komitmen untuk membantu masyarakat, salah satu melalui vaksinasi. Dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan CSR untuk penyandang disabilitas. Di sela-sela kegiatan tersebut dilakukan edukasi terkait investasi berbasis digital yang aman bagi masyarakat.
“Kebetulan ini adalah platform hasil dari buah pikir dan kreasi anak Jogja, harapannya kami bisa memberikan manfaat tidak hanya untuk masyarakat sekitar namun juga meluas secara nasional. Kebetulan kami sekaligus memberikan edukasi ke masyarakat,” katanya.
KPH Yudanegara yang meninjau vaksinasi itu mengatakan pelaksanaan vaksinasi tersebut tentunya sangat membantu masyarakat di level kalurahan karena dalam praktiknya banyak warga sekitar yang ikut. Saat ini vaksinasi di level kelurahan melalui program Kalurahan Wani Vaksin di DIY pada pekan ini ditargetkan selesai.
“Untuk program kalurahan wani vaksin ini sudah di atas 40.000 vaksin, yang belum selesai ada lima kelurahan di seluruh DIY, target kami sebelum 31 oktober kalurahan ini sudah selesai vaksinasi. Kami mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi oleh Koinku serta pihak lain yang terlibat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-109 Aisyiyah PCA Ngampilan di Jogja meneguhkan dakwah kemanusiaan, pemberdayaan perempuan, dan semangat perdamaian.
Petani Banyunganti Kulonprogo ubah hutan mangkrak jadi lahan produktif. Panen jagung capai 8,33 ton per hektare.
PDIP tegaskan posisi sebagai penyeimbang pemerintah Prabowo. Dukung kebijakan pro rakyat, kritik jika melenceng.
Brasil menang 3-0 atas Haiti di Piala Dunia 2026. Cunha cetak dua gol, Vinicius Jr tambah satu. Selecao kini puncaki Grup C.
SDIT EsluhaQU Jogja raih nilai USBD tertinggi 2026, siswa hafal 15 juz dan galang donasi Palestina saat Akhirussanah.
BPBD Sleman melatih 72 relawan untuk memperkuat kesiapsiagaan sekolah menghadapi berbagai potensi bencana.