Quartararo Pilih Honda untuk MotoGP 2027, Bukan Ducati. Kenapa?
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
Kondisi longsor di Jalan Kembang RT 43 RW 10, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kulonprogo - Ist/BPBD Kulonprogo
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengakui jika insiden longsor di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kulonprogo, Senin (15/11/2021) lalu, lepas dari jangkauan Early Warning System (EWS) longsor.
Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana mengatakan sejatinya telah ada EWS longsor di lokasi rawan longsor di Jatimulyo. Hanya saja, longsor yang telah mengisolasi 243 kepala keluarga memiliki lokasi berbeda. Lokasi longsor tidak berada di lokasi penempatan EWS.
"Kemarin itu realita yang terjadi," katanya, Rabu (17/11/2021).
BACA JUGA: Ukuran Otak Manusia Modern Semakin Kecil, Kenali Penyebabnya..
Alhasil, akibat peristiwa tersebut membuat longsoran sulit dibersihkan. Oleh karena itu Biwara meminta Pemkab Kulonprogo segera bergerak dan memaksimalkan peralatan yang ada untuk membersihkan longsoran. Apalagi, penanganan dampak bencana bisa dilakukan lintas organisasi perangkat daerah (OPD).
"Kami akan membantu jika memang ada permintaan bantuan. Karena kami selama ini juga siap siaga," ucap Biwara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fabio Quartararo menjelaskan alasan memilih Honda untuk MotoGP 2027 meski Ducati masih menjadi salah satu kekuatan utama.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.