Berniat Foto, 4 Turis Asal Sukoharjo Terseret Ombak Pantai Jungwok, 1 Orang Tewas
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Aktivitas penyedotan air di Telaga di Dusun Nglindur Kulon, Desa Nglindur, Girisubo, Minggu (8/3/2020). Penyedotan dilakukan agar debit air surut sehingga tidak menggenangi rumah penduduk. /Istimewa- Dokumen Kecamatan Girisubo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Pemkab GunuNgkidul meningkatkan status kebencanaan dari normal menjadi siaga darurat banjir dan longsor. Meski demikian, status ini dapat berubah sewaktu-waktu sering dengam kejadian bencana di wilayah Bumi Handayani.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, peningkatan status menjadi siaga darurat banjir dan longsor tertuang dalam Surat Keputusan Bupati No.324/kpts/2021 mulai 8 November lalu. Rencananya penetapan ini akan berlangsung hingga akhir musim hujan mendatang.
Menurut dia, penetapan siaga darurat banjir dan longsor sebagai upaya mitigasi bencana di wilayah Gunungkidul. Hasil dari kajian ada sejumlah potensi bencana yang mungkin terjadi di musim hujan.
"Longsor dan banjir merupakan salah satu bencana yang harus diwaspadai, makanya ditetapkan status siaga," kata Edy, Rabu (24/11/2021).
BACA JUGA: Jasad Lansia Ditemukan Mengambang di Kali Serang
Dia menjelaskan, untuk potensi banjir kerawanan berada di sejumlah titik mulai dari daerah aliran Kali Oya, Kali Besole di Kapanewon Wonosari. Selain itu, ada juga potensi banjir di sungai di Kalurahan Mertelu, Gedangsari, serta perkampungan nelayan di Pelabuhan Sadeng, Kapanewon Girisubo.
Adapun potensi longsor mayoritas berada di sisi utara yang meliputi Kapanewon Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin dan Ponjong. Diharapkan dengan ditetapkannya status ini, maka kesiapsiagaan mengahadapi bencana di musim hujan dapat dioptimalkan.
“Koordinasi terus kami lakukan dan mengimbau kepada masyarakat ikut berpartisipasi dalam upaya penanggulangan bencana,” katanya.
Edy menambahkan, penetapan status kebencanaan sangat situasional. Ia tidak menampik penetapan siaga darurat banjir dan longsor dapat ditingkatkan menjadi tanggap darurat apabila banyak kejadian bencana alam.
“Akan terus dimonitoring karena peningkatan status akan mengacu kejadian di lapangan,” katanya.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, personel dari polres siap membantu pemkab dalam upaya penanganan bencana. Selain membantu dalam penanganan, juga ikut mensosialiasikan mitigasi bencana melalui bahbinkamtibmas di setiap kalurahan.
Sebagai contoh, pada Selasa (23/11/2021) anggota Bhabinkambtibmas Kalurahan Pilangrejo melakukan pemantauan terhadap potensi longsor susulan di Dusun Pilangrejo. Suryanto menjelaskan, hujan deras yang terus mengguyur mengakibatkan tebing setinggi 2,5 meter longsor. “Memang tidak ada korban, tapi kalau terjadi longsor susulan bisa mengancam kandang ternak yang tak jauh dari lokasi. Oleh petugas, warga pun diimbau berhati-hati dan mewaspadai adanya longsor susulan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
KPK mengungkap dugaan struktur bayangan di ATR/BPN dalam kasus suap HGB Summarecon yang menyeret delapan tersangka.
Koalisi buruh menyoroti draf RUU Pelindungan Ketenagakerjaan terkait upah, pekerja kontrak, outsourcing, dan pemagangan.
BEI kembali menerapkan short selling secara bertahap dan memperkirakan transaksi ini berpotensi menambah likuiditas pasar hingga 17 persen.
Sebanyak 215.845 warga Bantul sudah mengaktifkan IKD. Disdukcapil memperluas jemput bola hingga kalurahan untuk mengejar target 30%.
Elon Musk investasi US$1 miliar di bisnis turbin gas saat xAI menghadapi gugatan polusi terkait penggunaan turbin untuk data center AI.