Siskaeee Lakukan Ekshibisionisme, Bandara YIA Merasa Dirugikan

Siskaeee - Twitter @siskae3_ofc
03 Desember 2021 16:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—PT Angkasa Pura I (Persero), perusahaan pengelola Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), merasa dirugikan atas aksi ekshibisionisme yang dilakukan pemilik akun siskaeee_ofc beberapa waktu lalu di parkiran lantai dua bandara. Perseroan saat ini tengah mengumpulkan sejumlah bukti untuk membantu polisi dalam penyelidikan.

Pts General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, mengakui eksibisionisme tersebut dilakukan di YIA. Pamer buah dada dan alat kelamin itu direkam di lantai kedua area parkir Bandara YIA. Lantai kedua dipakai mobil calon penumpang atau pengantar untuk parkir. Video itu kemudia disebarkan di medsos dan jadi perbincangan.

BACA JUGA: Kantongi Identitas Wanita Pamer Payudara di Bandara YIA, Polres Kulonprogo Cari Siskaeee

“Kami selaku pengelola Bandara YIA merasa dirugikan. Citra atau image Bandara YIA yang kami bangun dengan susah patah di tengah pandemi Covid-19 ini tercoreng dengan adanya video viral itu,” kata Agus Pandu saat ditemui di kantor AP I kompleks Bandara YIA, Kapanewon Temon, Kulonprogo, pada Jumat (3/12/2021).

Agus Pandu sudah melaporkan ekshibisionisme itu kepada Kapolres Kulonprogo AKBP Muharomah Fajarini via telepon. PT Angkasa Pura I (Persero) optimistis polisi mampu mengusut wanita tukang pamer sekaligus penyebar videonya.

"Untuk mendukung penyelidikan, kami melakukan tracking manifes penumpang sejak di tempat kejadian sampai dengan kemungkinan wanita tersebut melakukan aktivitas di Bandara YIA. Bahkan, sampai terbang menggunakan maskapai penerbangan via Bandara YIA. Hasilnya nanti akan kami serahkan semuanya ke polisi untuk memperkuat proses penyelidikan," kata Agus Pandu.

Perseroan akan menambah CCTV di kawasan blind spot dan menambah personel baik TNI maupun Polri untuk melakukan patroli.

"Kami juga mengimbau agar masyarakat juga tidak melakukan aktivitas negatif di sekitar Bandara YIA," ungkap Agus Pandu.

BACA JUGA: Soal Video Tak Senonoh di YIA, Sekda DIY Minta Polisi Bertindak

Ekshibisionisme Siskaeee dilakukan di jalan penghubung antara lantai pertama dan kedua. Di area tersebut, tidak terdapat CCTV sama sekali. Akses tersebut berada di bagian barat lantai kedua. Jalan penghubung bagi pejalan kaki tersebut memang jarang dilalui oleh orang.

Polres Kulonprogo menduga pelaku adalah pemilik akun di OnlyFans dengan nama pengguna siskaeee_ofc.

Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan nama tersebut diketahui berdasarkan tulisan yang berada di kanan bawah video. Tulisan tersebut merupakan watermark atau tanda air.

"Berdasarkan penyelidikan yang kami lakukan video tersebut diduga diunggah pada 23 November 2021 di akun Twitter @koleksirare96. Ketika kita lihat di kanan bawah video terdapat tulisan OnlyFans.com/siskaeee_ofc. Kami masih mendalami kasus tersebut," kata Jeffry pada Jumat (3/12/2021).

Menurut Jeffry, Polres Kulonprogo bekerja sama dengan Tim Siber Polda DIY untuk menyelidiki ekshibisionisme di Bandara YIA.

“Berdasarkan video yang diunggah oleh akun siskaeee memang terdapat kesamaan ya [seperti aksi eksibisionisme yang dilakukan di Bandara YIA], ada beberapa kesamaan seperti kacamata maupun atribut yang dipakai (oleh siskaeee]," terang Jeffry.

Polres kini memburu pemilik akun siskaeee_ofc.

Seperti yang dikutip dari Complex.com, OnlyFans adalah platform berbayar yang memungkinkan penggunanya untuk menjual konten-konten dewasa seperti foto, video, hingga chat seks.

Konten-konten tersebut mengandung unsur “NFSW” atau “Not Safe For Work” yang berbeda dari kebanyakan platform media sosial lainnya. Dengan kata lain, OnlyFans menampilkan foto dan video khusus dewasa, yang terbatas untuk penggemarnya.