Advertisement
Kantongi Identitas Wanita Pamer Payudara di Bandara YIA, Polres Kulonprogo Cari Siskaeee

Advertisement
Harianjogja.com, KULONROGO—Identitas wanita yang melakukan ekshibisionisme dengan memamerkan payudara dan alat kelamin di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) telah dikantongi oleh jajaran Polres Kulonprogo. Polisi menduga pelaku adalah pemilik akun di OnlyFans dengan nama pengguna siskaeee_ofc.
Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan nama tersebut diketahui berdasarkan tulisan yang berada di kanan bawah video. Tulisan tersebut merupakan watermark atau tanda air.
Advertisement
BACA JUGA: Heboh Aksi Pamer Payudara di YIA, Video Diduga Diproduksi sebelum Oktober 2020
"Berdasarkan penyelidikan yang kami lakukan video tersebut diduga diunggah pada 23 November 2021 di akun Twitter @koleksirare96. Ketika kita lihat di kanan bawah video terdapat tulisan OnlyFans.com/siskaeee_ofc. Kami masih mendalami kasus tersebut," kata Jeffry pada Jumat (3/12/2021).
Menurut Jeffry, Polres Kulonprogo bekerja sama dengan Tim Siber Polda DIY untuk menyelidiki ekshibisionisme di Bandara YIA.
“Berdasarkan video yang diunggah oleh akun siskaeee memang terdapat kesamaan ya [seperti aksi eksibisionisme yang dilakukan di Bandara YIA], ada beberapa kesamaan seperti kacamata maupun atribut yang dipakai (oleh siskaeee]," terang Jeffry.
Polres kini memburu pemilik akun siskaeee_ofc.
Seperti yang dikutip dari Complex.com, OnlyFans adalah platform berbayar yang memungkinkan penggunanya untuk menjual konten-konten dewasa seperti foto, video, hingga chat seks.
Konten-konten tersebut mengandung unsur “NFSW” atau “Not Safe For Work” yang berbeda dari kebanyakan platform media sosial lainnya. Dengan kata lain, OnlyFans menampilkan foto dan video khusus dewasa, yang terbatas untuk penggemarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lurah di Gunungkidul Wajib Bikin LHKPN ke KPK
- Pakar UGM Nilai Desentralisasi Total Pengelolaan Sampah Tidak Tepat
- Kegiatan Monoton dan Kurang Menarik Jadi Pengganjal Peningkatan Lama Tinggal Wisatawan di DIY
- Ingin Hasil ASPD Optimal, Dinas Pendidikan Gunungkidul Gelar Tryout
- Talut Ambrol di Jalur Clongop Gedangsari Diperbaiki dengan Anggaran Rp15 Miliar
Advertisement
Advertisement