Advertisement

Ledakan Mercon di Sanden Bantul, Dua Warga Srigading Dilarikan ke RS

Kiki Luqman
Minggu, 22 Februari 2026 - 16:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Ledakan Mercon di Sanden Bantul, Dua Warga Srigading Dilarikan ke RS TKP FZA dan AAN saat meracik mercon yang mengalami kerusakan cukup parah. Dok Polres Bantul

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL— Dua pemuda mengalami luka-luka akibat ledakan mercon yang terjadi di wilayah Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, Minggu (22/2/2026) pagi. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.25 WIB dan mengakibatkan kerusakan pada bagian rumah korban.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa bermula ketika sejumlah pemuda berkumpul di rumah salah satu korban sejak sekitar pukul 05.00 WIB.

Advertisement

“Awalnya korban AAN bersama beberapa temannya berkumpul di rumahnya. Kemudian korban FZA datang membawa bubuk mesiu atau bahan mercon sekitar empat ons serta plastik transparan,” ujar Rita, Minggu.

FZA kemudian mengajak untuk membuat mercon. Dari beberapa orang yang berada di lokasi, hanya AAN yang bersedia membantu meracik bahan tersebut. Keduanya lalu merakit mercon di teras rumah bagian selatan, sementara empat saksi lainnya duduk tak jauh dari lokasi kejadian.

Para saksi melihat kedua korban memasukkan bubuk mesiu ke dalam plastik, kemudian menambahkan batu kecil atau kerikil sebelum diikat menggunakan plester bening.

“Korban sempat berhasil membuat satu mercon. Saat membuat mercon kedua dan belum sempat diikat, tiba-tiba terjadi ledakan cukup keras,” kata Rita.

Ledakan tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan, antara lain plafon rumah, kaca jendela, serta lantai di sekitar lokasi kejadian yang mengalami retak. Kedua korban juga mengalami luka di beberapa bagian tubuh dan mengeluarkan cukup banyak darah.

Melihat kondisi itu, para saksi segera membawa kedua korban ke RSUD Saras Adyatma menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan penanganan medis.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja dan pemuda, agar tidak membuat maupun memainkan mercon karena risikonya sangat tinggi dan dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, serta lingkungan sekitar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Ini Respons KemenPPPA

Anak Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi, Ini Respons KemenPPPA

News
| Minggu, 22 Februari 2026, 15:47 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement