Bukan Lagi Bawang, Lahan Pasir JJLS Bantul Kini Jadi Sentra Bibit Padi
Petani Bantul beralih ke usaha bibit padi di lahan pasir JJLS karena lebih aman dan cepat menghasilkan keuntungan.
TKP FZA dan AAN saat meracik mercon yang mengalami kerusakan cukup parah. Dok Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL— Dua pemuda mengalami luka-luka akibat ledakan mercon yang terjadi di wilayah Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, Minggu (22/2/2026) pagi. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.25 WIB dan mengakibatkan kerusakan pada bagian rumah korban.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa bermula ketika sejumlah pemuda berkumpul di rumah salah satu korban sejak sekitar pukul 05.00 WIB.
“Awalnya korban AAN bersama beberapa temannya berkumpul di rumahnya. Kemudian korban FZA datang membawa bubuk mesiu atau bahan mercon sekitar empat ons serta plastik transparan,” ujar Rita, Minggu.
FZA kemudian mengajak untuk membuat mercon. Dari beberapa orang yang berada di lokasi, hanya AAN yang bersedia membantu meracik bahan tersebut. Keduanya lalu merakit mercon di teras rumah bagian selatan, sementara empat saksi lainnya duduk tak jauh dari lokasi kejadian.
Para saksi melihat kedua korban memasukkan bubuk mesiu ke dalam plastik, kemudian menambahkan batu kecil atau kerikil sebelum diikat menggunakan plester bening.
“Korban sempat berhasil membuat satu mercon. Saat membuat mercon kedua dan belum sempat diikat, tiba-tiba terjadi ledakan cukup keras,” kata Rita.
Ledakan tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan, antara lain plafon rumah, kaca jendela, serta lantai di sekitar lokasi kejadian yang mengalami retak. Kedua korban juga mengalami luka di beberapa bagian tubuh dan mengeluarkan cukup banyak darah.
Melihat kondisi itu, para saksi segera membawa kedua korban ke RSUD Saras Adyatma menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja dan pemuda, agar tidak membuat maupun memainkan mercon karena risikonya sangat tinggi dan dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, serta lingkungan sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani Bantul beralih ke usaha bibit padi di lahan pasir JJLS karena lebih aman dan cepat menghasilkan keuntungan.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter mulai Juni 2026, sementara Pertalite tetap Rp10.000. Simak daftar lengkap BBM terbaru di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo 11 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek semua jam keberangkatan di sini.
PDAM Sleman jamin pasokan air bersih saat libur sekolah 2026 untuk hingga 450 ribu wisatawan, sekaligus antisipasi kemarau.
DIY kekurangan dokter paru, baru 37 dari kebutuhan 160. Akses layanan pasien terhambat, fasilitas kesehatan jadi sorotan.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 11 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.