Advertisement
Bahayakan Nyawa, Warga Dilarang Ngabuburit di Area Proyek Tol di Mlati
Potret pembangunan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Junction Sleman-SS Banyurejo di Kapanewon Tempel pada Rabu (26/2/2025). - Harian Jogja // Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Kepolisian Sektor (Polsek) Mlati bersama pengelola proyek pembangunan jalan tol resmi melarang masyarakat beraktivitas di sekitar area konstruksi selama bulan Ramadan. Kebijakan ini diterapkan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolsek Mlati, Edy Mulyono, mengatakan saat ini terdapat dua proyek strategis nasional yang tengah dikerjakan secara intensif di wilayah Mlati, yakni Tol Jogja–Solo dan Tol Jogja–Bawen.
Advertisement
Meski masih dalam tahap konstruksi, kawasan proyek tersebut kerap dimanfaatkan warga, terutama kalangan remaja, sebagai tempat berkumpul atau ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa.
“Kami masih menemukan masyarakat yang sekadar nongkrong di area proyek. Karena itu kami memberikan imbauan tegas agar tidak ada aktivitas berbahaya seperti bermain petasan, balap liar, tawuran, hingga penggunaan knalpot brong yang meresahkan,” ujar Edy saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu (22/2/2026).
BACA JUGA
Untuk mencegah potensi kerawanan, Polsek Mlati telah menginstruksikan jajarannya meningkatkan intensitas patroli rutin. Pengawasan difokuskan pada jam-jam rawan, terutama setelah waktu Subuh hingga sekitar pukul 06.00 WIB, yang kerap menjadi waktu berkumpulnya anak-anak muda di sekitar proyek.
Menurut Edy, langkah preventif tersebut dilakukan demi keselamatan masyarakat. Area proyek tol dinilai sangat berbahaya bagi warga sipil karena masih banyak alat berat yang beroperasi serta material konstruksi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal.
“Masyarakat perlu menyadari bahwa ini merupakan area konstruksi aktif. Mobilisasi alat berat masih berlangsung dan kondisi lapangan belum sepenuhnya aman. Kehadiran warga di lokasi tersebut sangat berisiko bagi keselamatan,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan tersebut demi menjaga keselamatan bersama serta menciptakan situasi Ramadan yang aman dan kondusif di wilayah Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kawanan Gajah Liar Rusak Perumahan Karyawan di Siak, Tiga Motor Hancur
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Rumah Terbakar di Blimbingsari Sleman, 2 Motor Ludes
- Masjid Gedhe Kauman Jogja: Jejak Akulturasi dan Toleransi
- Starting XI PSS Sleman vs Persipura, Laga Penentu Puncak Klasemen
- Kota Jogja Tunggu BMKG, Siaga Hidrometeorologi Berpotensi Diperpanjang
- Limbah Rumah Tangga Dominasi Pencemaran Sungai Jogja
Advertisement
Advertisement






